Jakarta: Sedekah merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, sedekah juga menjadi jalan bagi seorang muslim untuk memperoleh pahala dan keberkahan dari Allah Swt.
Rasulullah saw. mengajarkan umatnya untuk gemar bersedekah, baik melalui harta maupun perbuatan baik lainnya. Namun, ada beberapa bentuk sedekah yang memiliki keutamaan khusus sebagaimana dijelaskan dalam hadis.
Salah satu sedekah yang paling utama adalah memberikan sesuatu ketika seseorang masih sehat, memiliki keinginan terhadap hartanya, dan khawatir jatuh miskin. Hal ini dijelaskan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim.
Lantas, apa saja sedekah paling utama menurut Rasulullah saw.? Berikut informasinya.
1. Sedekah Saat Masih Sehat dan Menginginkan Harta
Dalam hadis riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah saw. pernah ditanya mengenai sedekah yang paling besar pahalanya.
Beliau menjelaskan bahwa sedekah terbaik adalah ketika seseorang memberikan hartanya dalam keadaan sehat, masih memiliki keinginan terhadap kekayaannya, takut miskin, dan berharap menjadi kaya. Rasulullah saw. bersabda:
Artinya: "Engkau bersedekah ketika engkau dalam keadaan sehat, kikir, takut miskin, dan berharap menjadi kaya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut menjelaskan bahwa sedekah memiliki keutamaan besar ketika seseorang memberikannya saat masih membutuhkan dan mencintai hartanya, bukan hanya ketika sudah mendekati ajal atau tidak lagi dapat memanfaatkannya.
Baca Juga :
Doa agar Hujan Berhenti dan Tidak Mengganggu AktivitasSedekah kepada keluarga yang membutuhkan juga memiliki keutamaan tersendiri. Selain mendapatkan pahala sedekah, seseorang juga memperoleh pahala karena menyambung hubungan kekerabatan. Rasulullah saw. bersabda:
Artinya: "Sedekah kepada orang miskin bernilai satu sedekah, sedangkan sedekah kepada kerabat bernilai dua, yaitu pahala sedekah dan menyambung silaturahmi." (HR. Tirmidzi dan An-Nasa'i)
Hadis ini menunjukkan bahwa membantu kerabat yang membutuhkan merupakan salah satu bentuk kebaikan yang memiliki dua keutamaan sekaligus.
3. Sedekah Air kepada Orang yang Membutuhkan
Memberikan air minum kepada orang yang membutuhkan juga termasuk amalan sedekah yang dianjurkan dalam Islam.
Dalam sebuah hadis, Sa'ad bin Ubadah RA bertanya kepada Rasulullah saw. mengenai sedekah yang paling utama. Beliau menjawab, "Memberi air." Hadis tersebut diriwayatkan oleh Abu Dawud dan An-Nasa'i.
Memberikan air dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti menyediakan air minum bagi orang lain, membantu pembangunan sumber air bersih, atau menyediakan fasilitas air untuk masyarakat.
4. Sedekah Jariyah yang Pahalanya Terus Mengalir
Sedekah jariyah merupakan amalan yang pahalanya dapat terus mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia, selama manfaat dari sedekah tersebut masih dirasakan. Rasulullah saw. bersabda:
Artinya: "Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya."(HR. Muslim)
Contoh sedekah jariyah antara lain membangun masjid, menyediakan sumber air bersih, menyumbangkan Al-Qur'an, serta mendukung fasilitas pendidikan yang memberikan manfaat berkelanjutan.
Baca Juga :
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh November 2026 Lengkap dengan NiatnyaIslam juga mengajarkan bahwa sedekah tidak selalu harus dilakukan dengan memberikan uang atau barang. Perbuatan baik yang memberikan manfaat bagi orang lain juga dapat bernilai sedekah. Rasulullah saw. bersabda:
Artinya: "Setiap kebaikan adalah sedekah." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut menunjukkan bahwa seorang muslim dapat bersedekah melalui berbagai tindakan sederhana, seperti membantu orang lain, berkata baik, menyingkirkan benda berbahaya dari jalan, dan memberikan senyuman.




