Korut tolak tuduhan provokatif AS sebagai dalang peretasan Binance

antaranews.com
14 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Korea Utara menolak keras tudingan provokatif Amerika Serikat bahwa mereka dalang di balik peretasan dan pencurian mata uang kripto Binance, lapor kantor berita KCNA pada Rabu.

"Mengenai insiden berskala besar ini, AS lagi-lagi membuat provokasi basi dengan menghubungkan kejadian itu dengan Republik Rakyat Demokratik Korea," kata Kim Yo Jong, adik dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang juga direktur departemen pada Komite Sentral Partai Pekerja Korea.

"FBI berupaya melabeli Korea Utara sebagai 'negara kejahatan siber' dan mengklaim mendapatkan informasi bahwa sebuah organisasi peretas yang 'didukung' Korea Utara terlibat dalam insiden itu," tambahnya.

Baca juga: FBI tuding Korea Utara curi kripto Rp109 triliun dari Binance

Kim menyebut uduhan AS itu sebagai retorika absurd.

Pekan lalu, pendiri Binance Changpeng Zhao mengatakan platformnya telah menjadi korban serangan peretas, tapi dipastikan dana para pengguna tetap aman.

Menurut asesmen awal perusahaan itu, insiden tersebut berdampak pada aset senilai 6,3 miliar dolar AS.

Tanpa memberi bukti, FBI mengklaim telah mendapati adanya keterkaitan Korea Utara dengan pihak-pihak yang bertanggung jawab mencuri mata uang Binance.

Baca juga: Kim Jong Un ingin percepat pengembangan senjata nirawak berbasis AI

Sumber: Sputnik


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mutasi Polri, Brigjen Pol Laode Aries El Fathar Jabat Wakapolda Gorontalo
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Tokoh Oposisi Yair Lapid Tuduh Loyalis Netanyahu Berupaya Curi Hasil Pemilu Israel
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dua Wisatawan Korban Longsor di Badung Belum Ditemukan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemerintah Rombak Aturan DHE SDA, Bidik Lebih Banyak Konversi Dolar AS ke Rupiah
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Figo Dennis Akhirnya Bisa Mencetak Gol di Ajang Resmi untuk Persija Jakarta
• 7 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.