Dihantam Kiper Lawan, Penyerang Tenerife Jesus de Miguel Meninggal

celebesmedia.id
7 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Penyerang CD Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia pada usia 30 tahun setelah benturan keras dalam pertandingan kasta kedua Liga Spanyol.

Insiden terjadi di Stadion Heliodoro Rodriguez Lopez, Senin (2/11), ketika Tenerife menjamu FC Andorra pada pekan ke-12 Liga Segunda.

Laga berjalan ketat dan baru berubah mencekam ketika memasuki masa tambahan waktu.

Petaka datang pada menit ke-90+6. De Miguel melesat menyambut umpan lambung dari skema serangan balik di area tengah lapangan, sementara kiper Andorra, Jesus Owono, keluar jauh dari gawangnya untuk memotong bola.

Kaki Owono menghantam dada De Miguel yang saat itu masih melayang di udara.

De Miguel jatuh terkapar dan tidak sadarkan diri. Wasit mengganjar Owono dengan kartu merah, lalu menghentikan laga yang saat itu berkedudukan 2-2 agar tim medis bisa bekerja di tengah lapangan.

Menurut keterangan klub, pemain kelahiran Madrid itu mengalami henti jantung.

Ia ditandu keluar, dibawa dengan ambulans ke Rumah Sakit Universitas Nuestra Senora de Candelaria, dan langsung dirawat intensif di ruang ICU.

Kondisinya sempat dilaporkan stabil meski masih kritis. Keadaan itu berbalik pada Selasa (3/11) dini hari, ketika kesehatannya terus menurun.

Pada pukul 08.00 waktu setempat di hari yang sama, Tenerife mengumumkan secara resmi bahwa De Miguel telah meninggal dunia. Klub kehilangan penyerang yang telah mencetak 11 gol bagi mereka.

Dalam pernyataannya, manajemen Tenerife mengaku terpukul dan sulit memercayai kabar tersebut.

"Kami sangat sedih, tenggorokan kami tercekat dan tidak percaya bahwa ini benar-benar terjadi," tulis klub.

Tenerife juga menyatakan berdiri bersama keluarga dan orang-orang terdekat sang pemain, serta seluruh pendukung yang turut berduka. Klub menyebut hasil ini sebagai akhir yang kejam bagi seluruh komunitas "tinerfenismo".

Belasungkawa turut datang dari kubu lawan. FC Andorra menyampaikan duka kepada keluarga De Miguel, rekan setim, dan para sahabatnya, juga kepada Tenerife.

"Dengan hati hancur dan remuk, kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami," tulis Andorra.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Studi: Kematian akibat kanker serviks diproyeksikan naik hingga tahun 2050
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Pernyataan Lengkap Kabareskrim soal Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Kronologi Dugaan Penyadapan Ilegal oleh LSP dan 2 Tersangka
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
MIND ID perkuat teknologi dan kemitraan strategis untuk hilirisasi
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Rupiah Tertekan dan Saham Bergejolak, KSSK Ungkap Ekonomi Kondisi RI
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.