Aksi heroik seorang pedagang kopi mengejar maling handphone di Ciputat Timur, Tangerang Selatan heboh di media sosial. Pedagang kopi itu sampai nemplok di mobil listrik yang dikemudikan oleh pelaku.
Peristiwa tersebut terekam dashcam mobil yang melintas di Jalan Ir H Juanda, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, pada Senin (2/11) sekitar pukul 10.10 WIB. Pelaku mencuri HP milik pedagang kopi yang berjualan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Korban yang menyadari handphone-nya dicuri kemudian berusaha mengejar pelaku yang naik mobil listrik. Korban bergelantungan di mobil, namun pelaku tetap tancap gas.
Mobil tersebut baru berhenti di Jalan Ir H Juanda, Ciputat setelah dikejar massa. Mobil dalam keadaan pecah kaca bagian belakang setelah diamuk massa.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan kejadian bermula saat korban sedang berjualan kopi keliling di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Korban dihampiri pelaku berinisial S yang memesan 20 cup kopi.
"Jadi trik si pelaku ini dia pesan 20 cup Kopi Jago. Dia sengaja pesan 20 cup, karena dia tahu korban tidak bisa memenuhi pesannya secepat itu," kata Bambang saat dihubungi, Rabu (4/11/2026).
Bambang menduga pelaku sengaja memesan kopi dalam jumlah banyak supaya korban menghubungi teman-temannya yang lain untuk menyiapkan. Saat itulah korban mengeluarkan ponsel.
"Dia tahu kalau pedagang kopi ini enggak bisa siapkan, supaya dia telepon teman-temannya buat siapkan kopi," imbuhnya.
Menurut Bambang, saat korban sedang lengah, pelaku mencuri ponselnya. Korban tak lama kemudian menyadari ponselnya dicuri dan mencurigai si pelaku.
"Sama si pelaku ini HP-nya diumpetin. Pas korban tanya HP-nya, si pelaku bilang 'saya kan nggak jadi pesan' lalu si pelaku kabur, lalu korban mengejar akhirnya gelantungan di mobil," katanya.
Mobil Pelaku Diamuk MassaAksi pedagang kopi keliling untuk mendapatkan ponselnya kembali penuh perjuangan. Korban sampai nemplok di mobil hingga 3 kilometer.
"Dari TKP awal sampai berhenti itu ada sekitar 3 kilometer, sekitar segitulah dia gelantungan," ucapnya.
Kejadian ini mengundang perhatian massa. Massa kemudian mengejar mobil tersebut hingga akhirnya mobil berhenti di Jalan H Juanda, Ciputat.
Mobil pelaku rusak diamuk massa. Kaca bagian belakang pecah.
"Berhenti di Jalan H Juanda itu setelah dikerumunin massa, kaca belakangnya pecah," ungkapnya.
Di sisi lain, Polsek Ciputat Timur menerima laporan melalui 110 soal kejadian tersebut. Polisi kemudian datang ke lokasi dan mengamankan si pelaku.
"Kita awalnya informasi 110 itu awalnya laporannya diduga kecelakaan lalu lintas. Setelah kita cek TKP ternyata 'Pak ini maling HP saya' kata pedagang kopi itu," katanya.
Polisi kemudian melakukan penggeledahan terhadap kendaraan si pelaku. Hasil penggeledahan ditemukan 3 unit ponsel, termasuk milik korban.
(mea/dhn)





