Kronologi Rumah Mantan Perangkat Desa di Banyumas Dilempar Bom Molotov hingga Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Teror!

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Sebuah rumah milik mantan perangkat desa di Kedungmalang, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas baru-baru ini ramai menjadi sorotan. Bukan tanpa alasan, hal itu karena rumah tersebut diduga diteror orang tak dikenal menggunakan bom molotov.

Insiden itu terjadi pada Selasa (3/11/2026). Akibat teror itu, bagian jendela hingga kursi rumah korban langsung terbakar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski begitu, polisi kini tengah menyelidiki dan memburu terduga pelaku.

Lantas bagaimana kronologi rumah mantan perangkat desa di Banyumas dilempar bom molotov? Simak ulasannya.

Kronologi Rumah Mantan Perangkat Desa di Banyumas Dilempar Bom Molotov

Diketahui, rumah mantan perangkat desa di Banyumas, Warsito (60), yang beralamat di Jalan Sunan Ampel Nomor 26 RT 1 RW 5, Desa Kedungmalang, menjadi sasaran dugaan teror oleh orang tak dikenal. Melansir TribunJateng.com, orang tak dikenal itu diketahui melempar botol berisi bahan bakar minyak (BBM) sekira pukul 03.00 WIB.

Saat peristiwa itu terjadi, Warsito mengaku tengah tertidur lelap. Ia baru terbangun setelah mendengar suara pecahan botol dari bagian depan rumahnya.

Setelah aksi pelemparan itu, Warsito mengaku melihat kobaran api muncul di bagian depan rumahnya. Sementara itu, warga sekitar pun langsung datang setelah mendengar suara keributan dan mengetahui danya kebakaran.

Mereka pun berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya mulai dari ember, gayung hingga akhirnya kobaran api berhasil dikendalikan.

"Saya terbangun setelah mendengar ada botol pecah dan terbakar."

 

"Warga sekitar yang mendengar kejadian itu langsung datang membantu memadamkan api menggunakan ember dan gayung," ujar Warsito kepada Tribunbanyumas.com.

Setelah kejadian itu, Warsito langsung melaporkan aksi teror itu ke Bhabinkamtibmas setempat.

Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada jajaran Polsek Sumbang dan Polresta Banyumas untuk ditindaklanjuti.

Polisi Selidiki Dugaan Teror

Melansir Kompas.com, tim gabungan dari Satreskrim Polresta Banyumas dan Polsek Sumbang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pelemparan bom molotov tersebut. Namun sayang, identitas pelaku maupun motif di balik dugaan teror terhadap rumah Warsito belum diketahui. Demikianlah kronologi rumah mantan perangkat desa di Banyumas dilempar bom molotov

Sekadar informasi, bom Molotov adalah sejenis bom rakitan yang dibuat dengan menuangkan bensin atau bahan yang mudah terbakar lainnya ke dalam botol.

Kemudian secarik kain dimasukkan ke dalam botol sebagai sumbu. Ketika disulut dan dilempar ke arah lawan, botol akan pecah saat benturan dan api pun menjalar. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gus Falah Dukung Polri Tetapkan Listyo Sigit sebagai Tersangka Penyadapan Presiden
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Sinopsis One of A Kind Romance, Drakor Komedi Romantis Terbaru yang Dibintangi Joy Red Velvet
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Drama Charles Leclerc dan Lewis Hamilton di F1 GP Meksiko Terus jadi Sorotan, Legenda Formula 1 Sampai Bilang Begini
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Foto: Kehilangan Satu Kaki, Elang Langka di Yunani Dipasangi Kaki Buatan
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
3 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
• 3 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.