Bandung: Seorang pekerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) keripik singkong di Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mengalami luka setelah jarinya terjepit mesin penggiling daging.
Insiden tersebut menimpa Saepul Anwar, warga asal Cianjur, pada Selasa, 3 November 2026, ketika sedang menggiling daging untuk kebutuhan produksi. Beruntung, mesin segera dimatikan sehingga cedera yang dialami korban tidak semakin parah.
Pemilik usaha kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, proses pelepasan tangan korban dari mesin terlebih dahulu membutuhkan bantuan petugas pemadam kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat, Siti Aminah Anshoriah, menjelaskan kecelakaan bermula ketika korban memasukkan daging ke dalam mesin penggiling menggunakan tangan.
"Korban berusaha menekan daging agar proses penggilingan berlangsung lebih cepat. Karena diduga kurang berhati-hati, jari korban justru masuk terlalu dalam hingga terjepit bagian mesin," katanya, Rabu, 4 Oktober 2026.
Baca Juga :
60 Personel Padamakan Kebakaran Rumah di Sunter Jakarta Utara
Siti mengatakan, laporan kejadian diterima petugas Damkar Bandung Barat pada pukul 09.25 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit kendaraan penyelamatan dari Markas Komando (Mako) Ngamprah langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian di Jalan Sinar Jaya RT 04 RW 14, Desa Batujajar Barat.
"Tim tiba di lokasi sekitar pukul 10.12 WIB. Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan peralatan khusus, termasuk mesin pemotong besi untuk melepaskan bagian tangan yang terjepit," ungkapnya.
Ia menyebut proses evakuasi berlangsung lebih dari tiga jam hingga tangan korban berhasil dilepaskan dari mesin. Setelah proses tersebut selesai, Saepul langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Siti mengingatkan masyarakat, terutama pekerja yang menggunakan mesin dalam kegiatan produksi, agar mengutamakan keselamatan selama bekerja. Pengoperasian peralatan tanpa memperhatikan prosedur keselamatan dapat membahayakan anggota tubuh.
"Kami imbau warga memperhatikan keselamatan kerja, terutama saat mengoperasikan mesin penggiling yang memiliki komponen berputar dan berpotensi membahayakan anggota tubuh," jelasnya. (Depi Gunawan)




