Jakarta, VIVA - Pemerintah melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) mempercepat persiapan pembangunan tiga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah perbatasan Indonesia.
Ketiga lokasi tersebut meliputi PLBN Temajuk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, PLBN Sei Manggaris di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, serta PLBN Waris di Kabupaten Keerom, Papua.
Persiapan pembangunan ketiga PLBN itu dibahas melalui forum penyusunan rencana aksi bersama pemerintah daerah yang digelar secara daring dari Kantor Sekretariat Tetap BNPPDT, Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Forum tersebut dipimpin Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara BNPPDT, Siti Metrianda Akuan. Sejumlah perwakilan Badan Pengelola Perbatasan Daerah dari Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Papua turut hadir bersama pemerintah Kabupaten Sambas, Nunukan, dan Keerom.
Metrianda mengatakan, pertemuan tersebut difokuskan pada evaluasi pemenuhan persyaratan pembangunan, verifikasi data dan dokumen pendukung, serta pemetaan kendala di masing-masing lokasi.
Selain itu, pembahasan dilakukan untuk memastikan kesanggupan pemerintah daerah menuntaskan berbagai persyaratan dan melengkapi matriks kesiapan pembangunan. Dokumen tersebut nantinya menjadi bahan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.
Dalam pembahasan PLBN Temajuk, diketahui kawasan yang terletak di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, saat ini masih berstatus Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk. Wilayah tersebut berhadapan langsung dengan Telok Melano, Sarawak, Malaysia, dan direncanakan ditingkatkan menjadi PLBN.
Dari segi infrastruktur, PLB Temajuk telah memiliki akses jalan agregat dengan kondisi baik. Ketersediaan listrik didukung jaringan PLN melalui kabel udara, sedangkan kebutuhan air bersih dipenuhi dari air tanah yang diolah menggunakan pompa.
Pemerintah juga merencanakan penambahan fasilitas berupa wisma petugas dan koridor pemeriksaan yang dilengkapi perangkat pemindai X-Ray.
Untuk mendukung komunikasi operasional, kawasan tersebut telah memanfaatkan jaringan 4G Starlink. Sementara itu, Perum DAMRI tengah menyusun rencana pengoperasian transportasi perbatasan dengan rute Sambas-Aruk-Temajuk pulang-pergi.
Di sisi lain, pemerintah Sarawak juga sedang membangun Border Post Telok Melano yang berstatus Pos Kawalan Sempadan (PKS).
Berbeda dengan Temajuk, persiapan pembangunan PLBN Sei Manggaris masih terkendala kepastian lokasi dan status lahan. Dalam Border Crossing Agreement (BCA) 2023, kawasan Sei Manggaris-Tawau telah ditetapkan sebagai titik keluar-masuk yang mencakup wilayah Serudong dan Tawau Town.





