Asa Warga Kampung Boncos Lunturkan Stigma demi Cari Kerja

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Stigma 'Kampung Narkoba' telah melekat di Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat atau yang dikenal Kampung Boncos. Selama bertahun-tahun stigma itu melekat sampai membuat warga kesulitan mencari pekerjaan.

Sama halnya dengan Kampung Ambon dan Kampung Bahari, Kampung Boncos selama puluhan tahun dikenal sebagai sarang narkoba. Meski aparat sering melakukan penindakan di sana, namun rupanya para oknum bandar dan pengedar masih nekat bertransaksi narkoba.

Dampak label kelam itu dirasakan langsung oleh masyarakat setempat saat mencoba mengadu nasib. Tidak sedikit warga yang mengaku mendadak menerima penolakan halus dari pihak perusahaan begitu alamat domisili di KTP mereka tertera di kawasan tersebut.

Prasangka bahwa warga Boncos identik dengan barang haram seolah menutup rapat pintu kesempatan, padahal banyak dari mereka sama sekali tidak terlibat dan hanya ingin menggantungkan hidup dari pekerjaan yang halal.

Polda Metro Jaya melihat persoalan tersebut. Melalui program Kapolri 'Kampung Bersih Narkoba atau Bersinar', Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI menata kembali kehidupan sosial di Kampung Boncos. Melalui dialog langsung dengan warga, petugas memetakan berbagai kebutuhan lingkungan, mulai dari sanitasi, penerangan, akses jalan, pengelolaan sampah, hingga persoalan keamanan dan ketertiban.

Informasi yang terkumpul selanjutnya akan dievaluasi dan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah serta pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kewenangan masing-masing. Selain pendataan, kegiatan ini juga dilengkapi pelayanan kesehatan bagi masyarakat secara door to door.

Baca juga: Cerita Warga Kampung Boncos Sulit Cari Kerja karena Stigma 'Kampung Narkoba'

Stigma 'Kampung Narkoba' Bikin Warga Sulit Cari Kerja

Stigma 'Kampung Narkoba' yang telah melekat puluhan tahun membuat warga yang tinggal di Kampung Boncos kesulitan mencari pekerjaan. Hal itu diungkapkan oleh salah satu warga bernama Ira saat ditemui Wakapolda Metro Jaya Irjen Adex Yudiswan, pada Rabu (4/11/2026).

Pada kesempatan itu, Adex berdialog dengan beberapa warga. Adex menanyakan kondisi, kesulitan, hingga masalah yang dihadapi warga, terutama dengan adanya 'sarang narkoba' di Kampung Boncos.

"Kalau mau cari kerja susah nggak pakai domisili sini?" kata Adex saat berdialog dengan Ira di depan rumahnya di Kampung Boncos, Rabu (4/11/2026).

"Iya susah, Pak (pakai domisili sini)," kata Ira.

"Terus gimana?" tanya Adex.

"Pakai domisili lain jadinya," timpal Ira.

"Kartu Prakerja punya?" tanya Adex.

"Nggak, Pak," jawab Ira.

Baca juga: Polisi Data 400 Rumah di Kampung Boncos, Identifikasi yang Butuh Pekerjaan

Wakapolda Metro Jaya Irjen Adex Yudiswan berdialog dengan warga di Kampung Boncos, Jakbar, Rabu (4/11/2026). Foto: (Taufiq Syarifudin/detikcom)




(mea/mea)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cuaca Jawa Timur 5 November 2026, Waspada Potensi Hujan Petir Sejak Pagi
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Hasil Liga Champions: Liverpool Tumbang di Kandang Fenerbahce, Como Menang 9-1
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Video: Harta Listyo Sigit Disorot - Data Penumpang SIA Bocor
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pengemudi Outlander Teteskan Air Mata saat Minta Maaf ke Ayah Korban Kecelakaan Maut
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.