Penurunan penjualan mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) sepanjang 2026 dinilai tidak berkaitan dengan semakin ketatnya persyaratan pembiayaan. Astra melihat pelemahan tersebut lebih dipengaruhi perubahan preferensi konsumen yang mulai beralih ke segmen kendaraan lebih tinggi.
Co-Project Director Astra Auto Fest 2026 sekaligus Chief Marketing & Sales Officer Astra Credit Companies (ACC) Tan Chian Hok mengatakan, pergeseran pasar menjadi salah satu faktor yang menjelaskan penurunan penjualan LCGC. Sebagian konsumen diduga mulai meninggalkan mobil di segmen tersebut dan memilih kendaraan dengan kelas di atasnya.
"Ini bukan karena pembiayaan, tetapi lebih karena adanya pergeseran pasar otomotif. Konsumen mungkin mulai naik kelas dari LCGC," ujar Tan di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan distribusi LCGC dari pabrik ke diler mencapai 83.997 unit sepanjang Januari-September 2026. Jumlah tersebut turun 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Tan menegaskan, penurunan pasar tersebut tidak membuat perusahaan pembiayaan mengubah kebijakan penyaluran kredit untuk segmen LCGC. ACC bersama Toyota Astra Finance (TAF) tetap mendukung pembiayaan kendaraan di kelas tersebut.
Menurutnya, perubahan kondisi pasar memang dapat memengaruhi aktivitas pembiayaan. Namun, hal itu tidak berarti perusahaan serta-merta memperketat persyaratan bagi konsumen yang ingin membeli LCGC.
Baca Juga: Nasib LCGC Terancam Mobil Listrik Murah? Ini Kata Gaikindo
Baca Juga: China Jadi Raja Mobil Listrik, Ternyata Salah Satu Tokoh Kuncinya Lahir di Indonesia!
Astra justru berupaya mendorong transaksi kendaraan menjelang akhir tahun melalui penyelenggaraan Astra Auto Fest 2026. Ajang tersebut menjadi salah satu upaya perusahaan menawarkan kemudahan pembiayaan, termasuk bagi konsumen yang baru pertama kali membeli mobil.
Tan mengatakan, perusahaan juga menyiapkan paket kredit khusus untuk calon pembeli yang masih menunda pembelian karena belum memiliki dana tunai yang cukup.
Melalui skema pembiayaan tersebut, konsumen diharapkan tidak perlu menunggu hingga seluruh dana pembelian terkumpul untuk memiliki kendaraan. Penawaran juga diarahkan kepada pembeli pertama atau first buyer serta konsumen yang berminat membeli mobil LCGC.





