Bengkalis, Riau, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, menyiapkan lahan seluas 15 hektare di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dalam usulan program strategis pemerintah pusat tersebut.
Bupati Bengkalis Kasmarni mengatakan pembangunan SNT di daerahnya diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan, terutama bagi generasi muda. Oleh karena itu, ia berharap Bengkalis menjadi salah satu daerah yang dipertimbangkan untuk pembangunan SNT.
"Sebagai bentuk keseriusan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 15 hektare di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan. Kami berharap kesiapan ini menjadi pertimbangan bagi Bapak Dirjen dan jajaran Kemendikdasmen," kata Kasmarni di Bengkalis, Kamis.
Kehadiran SNT nantinya diharapkan tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih representatif, tetapi juga menjadi salah satu solusi untuk memperkuat pemerataan dan meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Baca juga: Kemendikdasmen bakal bangun SNT di Aceh Jaya mulai November 2026
"Dengan lahan yang telah disiapkan, pemerintah daerah optimistis peluang menghadirkan fasilitas pendidikan terintegrasi di Kabupaten Bengkalis semakin terbuka," ujarnya.
Selain memperjuangkan pembangunan SNT, Kasmarni juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemendikdasmen melalui program revitalisasi satuan pendidikan yang telah direalisasikan di Kabupaten Bengkalis.Tercatat sebanyak 39 satuan pendidikan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 10 Sekolah Dasar (SD), dan 18 Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah mendapatkan program revitalisasi.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kemendikdasmen atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Bengkalis. Revitalisasi terhadap 39 PAUD, 10 SD, dan 18 SMP ini tentu sangat berarti bagi dunia pendidikan kami," katanya.
Namun, ia berharap dukungan tersebut tidak berhenti sampai di situ. Pemkab Bengkalis menginginkan agar program revitalisasi dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak satuan pendidikan, sehingga semakin banyak peserta didik yang dapat menikmati fasilitas belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.
Baca juga: Kemendikdasmen akan bangun Sekolah Nasional Terintegrasi di Situbondo
"Kami ingin anak-anak di Kabupaten Bengkalis memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan terbaik. Karena itu, sinergi dengan pemerintah pusat harus terus diperkuat agar berbagai program peningkatan mutu pendidikan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," kata Kasmarni.
Bupati Bengkalis Kasmarni mengatakan pembangunan SNT di daerahnya diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan, terutama bagi generasi muda. Oleh karena itu, ia berharap Bengkalis menjadi salah satu daerah yang dipertimbangkan untuk pembangunan SNT.
"Sebagai bentuk keseriusan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 15 hektare di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan. Kami berharap kesiapan ini menjadi pertimbangan bagi Bapak Dirjen dan jajaran Kemendikdasmen," kata Kasmarni di Bengkalis, Kamis.
Kehadiran SNT nantinya diharapkan tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih representatif, tetapi juga menjadi salah satu solusi untuk memperkuat pemerataan dan meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Baca juga: Kemendikdasmen bakal bangun SNT di Aceh Jaya mulai November 2026
"Dengan lahan yang telah disiapkan, pemerintah daerah optimistis peluang menghadirkan fasilitas pendidikan terintegrasi di Kabupaten Bengkalis semakin terbuka," ujarnya.
Selain memperjuangkan pembangunan SNT, Kasmarni juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemendikdasmen melalui program revitalisasi satuan pendidikan yang telah direalisasikan di Kabupaten Bengkalis.Tercatat sebanyak 39 satuan pendidikan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 10 Sekolah Dasar (SD), dan 18 Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah mendapatkan program revitalisasi.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kemendikdasmen atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Bengkalis. Revitalisasi terhadap 39 PAUD, 10 SD, dan 18 SMP ini tentu sangat berarti bagi dunia pendidikan kami," katanya.
Namun, ia berharap dukungan tersebut tidak berhenti sampai di situ. Pemkab Bengkalis menginginkan agar program revitalisasi dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak satuan pendidikan, sehingga semakin banyak peserta didik yang dapat menikmati fasilitas belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.
Baca juga: Kemendikdasmen akan bangun Sekolah Nasional Terintegrasi di Situbondo
"Kami ingin anak-anak di Kabupaten Bengkalis memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan terbaik. Karena itu, sinergi dengan pemerintah pusat harus terus diperkuat agar berbagai program peningkatan mutu pendidikan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," kata Kasmarni.





