Investor Asing Banyak Borong Saham RI di Sesi I IHSG, Nilainya Rp 1,93 T

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Investor asing mencatatkan pembelian saham sebesar Rp 1,93 triliun hingga perdagangan sesi I, Kamis (5/11). Sementara itu, nilai penjualan saham oleh investor asing mencapai Rp 1,85 triliun. Dengan demikian, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 72,93 miliar di pasar saham Indonesia.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling banyak diborong investor asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp 143,15 miliar. Volume pembelian saham BBCA oleh investor asing tercatat sebanyak 28,19 juta saham.

Di posisi kedua, investor asing memborong saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dengan nilai net buy Rp 83,45 miliar. Berikutnya, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp 61,54 miliar.

Aksi beli asing juga terlihat pada saham PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 47,57 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp 45,73 miliar.

Selanjutnya, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatatkan net buy Rp 36,65 miliar, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp 16,93 miliar, PT Sinarmas Multiartha Tbk (SINI) Rp 16,73 miliar, PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWA) Rp 14,33 miliar, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 13,33 miliar.

Meski mencatatkan net buy secara keseluruhan, investor asing masih melepas sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi yang paling banyak dijual dengan nilai net sell Rp 105,95 miliar dan volume penjualan 38,51 juta saham.

Kemudian, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan net sell Rp 71,19 miliar, disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 37,40 miliar.

Saham PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) juga dilepas asing sebesar Rp 32,03 miliar, sementara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan net sell Rp 20,57 miliar.

Selain itu, investor asing membukukan penjualan bersih pada saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar Rp 19,79 miliar, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 19,45 miliar, dan PT Arci Indonesia Tbk (ARCI) Rp 19,15 miliar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PP Polri Puji Keberanian Kapolri Tindak Tegas Kasus Penyadapan Presiden
• 1 jam laludetik.com
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG 5 November 2026 untuk Wilayah Jabodetabek, Ada Potensi Hujan Ringan
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Hansi Flick Hadapi Ujian Taktik Kontra Serangan Balik Atletico Madrid
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Pajak Pembalut dan Beban Ekonomi Perempuan
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Komisi III DPR Segera Bahas RUU Penyadapan Usai RUU Perampasan Aset Rampung
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.