Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) Indonesia pada Agustus 2026 sebesar 4,75 persen.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud menjelaskan, angka tersebut berarti dari setiap 100 orang yang masuk dalam angkatan kerja, sekitar lima orang masih menganggur.
“TPT Agustus 2026 sebesar 4,75 persen atau sekitar 5 dari 100 orang angkatan kerja menganggur,” kata Edy dalam konferensi pers BPS di Kantor BPS, Kamis (5/11).
Di tengah kondisi tersebut, proporsi penduduk yang bekerja di sektor formal tercatat sebesar 42,07 persen. Angka ini sedikit menurun dibandingkan periode sebelumnya.
Sementara itu, penduduk yang bekerja penuh mengalami peningkatan. Pada Agustus 2026, sebanyak 67,47 persen penduduk bekerja dengan jam kerja penuh.
BPS juga mencatat sejumlah lapangan usaha menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Tiga sektor dengan jumlah pekerja terbanyak adalah pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta industri.
Selain merilis data ketenagakerjaan, BPS turut menyampaikan perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia. Pada 2026, IPM Indonesia mencapai 76,69.





