Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, konsumsi pemerintah mencatatkan pertumbuhan tinggi sebesar 8,95% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal III-2026. Peningkatan tersebut terutama ditopang oleh kenaikan belanja gaji dan tunjangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta akselerasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menjelaskan peningkatan jumlah PPPK menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan konsumsi pemerintah. Hal ini sejalan dengan bertambahnya jumlah pegawai PPPK pada 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Jadi untuk di kuartal 3 ini, kalau kita lihat komponen konsumsi pemerintah, mengeluhkan komponen pemerintah ini cukup tinggi ya, 8,95%. Terutama didorong oleh peningkatan belanja gaji, khususnya P3K. Jumlah P3K di triwulan 3 tahun 2026 itu meningkat besar dibandingkan dengan triwulan 3 tahun 2025,” ujarnya dalam sesi wawancara konferensi Pers, Kamis (5/11/2026).
Menurut Edy, penambahan PPPK tersebut berkaitan dengan proses pengangkatan pegawai yang berlangsung pada akhir 2025. Dampaknya kemudian tercermin dalam peningkatan belanja gaji dan tunjangan pada kuartal III-2026.
Selain belanja pegawai, program MBG juga memberikan dorongan signifikan terhadap konsumsi pemerintah. BPS mencatat adanya percepatan realisasi program tersebut apabila dibandingkan dengan kondisi pada kuartal III-2025.
Edy menjelaskan, pengeluaran pemerintah untuk program MBG yang disalurkan dalam bentuk barang kepada masyarakat masuk dalam perhitungan konsumsi pemerintah pada produk domestik bruto (PDB).
"Belanja program makan gratis ini yang disalurkan dalam bentuk barang kepada masyarakat tercatat sebagai bagian dari pengeluaran konsumsi pemerintah," ujar Edy.
Baca Juga: Dibayangi El Nino, BPS Prediksi Luas Panen Padi Akhir 2026 Turun 17,75%
Baca Juga: BPSDM Kemendagri Latih 110 Petugas Damkar untuk Perkuat Penanganan Darurat
Edy tidak menampik, bahwa peningkatan penyaluran makanan melalui program MBG turut memperbesar komponen konsumsi pemerintah dalam perhitungan PDB. Akselerasi program tersebut bersama peningkatan belanja pegawai menjadi dua faktor utama di balik pertumbuhan konsumsi pemerintah sebesar 8,95% pada kuartal III-2026.





