Jakarta, VIVA - Momen menarik terjadi saat sidang perkara dugaan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). Dalam persidangan tersebut, Jokowi yang hadir didampingi kedua anaknya, Kaesang Pangarep dan Kahiyang Ayu, sempat menyapa para pendukung yang hadir di lokasi.
Momen itu terjadi saat majelis hakim menskors atau menghentikan sementara jalannya sidang. Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Politik, Bestari Barus, mengatakan Jokowi menyempatkan diri menyapa para relawan yang datang dari sejumlah daerah untuk memberikan dukungan kepadanya.
"Menyapa saja. Kan ini banyak yang hadir atas inisiatif sendiri, ya baik dari Banten, kemudian dari Jawa Barat dan dari DKI sendiri. Jadi, itu diketahui oleh Pak Jokowi waktu beliau masuk, sedemikian banyak, di dalam nanya itu siapa saja. Kita sebutkan ada dari Banten, ada dari Jawa Barat, Bekasi ya, dan DKI. Ya, dalam rehat tadi beliau mencoba keluar sebentar ya untuk menyapa. Saya kira cuman itu aja kok," kata dia di PN Jakarta Timur.
Bestari mengungkapkan, sekitar 7.000 pendukung Jokowi hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk memberikan dukungan kepada Presiden ke-7 RI tersebut dalam sidang perkara dugaan ijazah palsu.
"Sekitar 7 ribuan lah. Iya dari semua itu (7 ribu datang dari berbagai daerah)," kata dia.
Saat Jokowi berjalan di tengah kerumunan, orator dari mobil komando sempat mengimbau para relawan dan simpatisan untuk memberi jalan. Namun, padatnya massa membuat ajudan Jokowi memperketat pengamanan. Jokowi pun memutuskan kembali masuk ke gedung pengadilan.
"Ya ramai padat ya, beliau juga balik. Bukan karena situasinya kurang kondusif ramai sekali nggak bisa menembus ke sana ya balik lagi kan sidang mau dimulai lagi," kata dia.
Momen Tegang di Ruang Persidangan Hingga SkorsDalam persidangan hari ini, majelis hakim juga sempat menskors sidang setelah terjadi ketegangan antara tim penasihat hukum dan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Selain itu, hakim sempat menegur JPU karena dinilai mengulang pertanyaan yang ditujukan kepada saksi, yakni Jokowi.





