Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terus menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah hadir langsung di tengah petani dan peternak. Kehadiran tersebut ditujukan untuk mendengarkan persoalan sekaligus memastikan penyelesaiannya dapat dirasakan di lapangan.
Karena itu, setiap keluhan yang disampaikan peternak perlu ditindaklanjuti dengan solusi nyata. Pemerintah tidak cukup hanya mendengarkan, tetapi juga harus memastikan persoalan mereka tertangani.
Advertisement
Pesan tersebut mengemuka dalam pertemuan Amran dengan peternak ayam petelur pada kegiatan Sinergi BUMN Pangan Bersama Peternak Ayam Petelur Mikro melalui Pembelian Telur Ayam dan Penyaluran Jagung SPHP. Acara berlangsung di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis (5/11).
Dalam pertemuan itu, peternak menyampaikan sejumlah tantangan yang relatif serupa. Mulai dari mahalnya jagung, harga telur yang tertekan, penyaluran jagung SPHP yang belum selalu lancar, hingga kekhawatiran terhadap keberlanjutan usaha peternak rakyat.




