JAKARTA, DISWAY.ID-- Polda Metro Jaya tengah melakukan audit dan investigasi terkait dugaan adanya mahasiswa bayaran yang mengenakan jas almamater dalam kegiatan peringatan Sumpah Pemuda.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya masih mendalami bagaimana mahasiswa yang diduga dibayar tersebut bisa berada di lokasi kegiatan.
BACA JUGA:Roy Suryo Soroti Perbedaan Ijazah Jokowi di Pengadilan dan Polda Metro Jaya, Singgung Watermark hingga Foto
Hasil penyelidikan nantinya akan disampaikan secara menyeluruh kepada publik.
"Ini audit, investigasi didalami, kenapa mahasiswa bayaran tadi dalam tanda kutip bisa berada di situ menggunakan jas almamater," katanya kepada awak media, Kamis 5 November 2026.
Diungkapkannya, kepolisian maupun penyelenggara kegiatan tidak menginginkan adanya pihak yang diduga menggunakan identitas mahasiswa untuk kepentingan tertentu dalam acara tersebut.
Menurutnya, peringatan Sumpah Pemuda tidak hanya diperuntukkan bagi kalangan mahasiswa.
Seluruh elemen pemuda memiliki hak untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
BACA JUGA:Roy Suryo Soroti Perbedaan Ijazah Jokowi di Pengadilan dan Polda Metro Jaya, Singgung Watermark hingga Foto
Dia mencontohkan, kegiatan itu juga melibatkan beberapa tokoh dan organisasi masyarakat.
"Namanya Sumpah Pemuda kan tidak harus mahasiswa. Seluruh pemuda boleh melaksanakan," ujarnya.
Pihaknya memastikan, hasil audit dan investigasi akan disampaikan secara komprehensif setelah seluruh proses pendalaman selesai.
Pihak yang terbukti bertanggung jawab atas persoalan tersebut juga akan dikenakan sanksi.
"Siapa yang bertanggung jawab terhadap itu pasti akan ada sanksinya," tegasnya.
BACA JUGA:Habiburokman Kecewa Pimpinan Komisi III DPR Jadi Target Penyadapan Listyo Cs
Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut melibatkan event organizer (EO) tersendiri. Disebutkannya, urusan teknis penyelenggaraan acara bukan ditangani langsung oleh kepolisian.
"Ya pastinya ada EO sendiri lah, nggak mungkin kita yang ngurusin," paparnya.





