Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Pasukan Prabowo (Pasprobo), Saiful Chaniago, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto dalam menumpas praktik judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal.
Menurut Saiful, kebijakan pemblokiran masif yang diperintahkan Kapolri merupakan langkah konkret dalam menyelamatkan masa depan bangsa.
Saiful menegaskan bahwa dua praktik tersebut telah menjadi "penyakit sosial" yang memicu tragedi di berbagai lapisan masyarakat.
"Pinjol ilegal dan judol adalah dua penyakit sosial yang telah menghancurkan jutaan keluarga Indonesia. Saya mendukung 100 persen langkah Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto untuk memblokir, memburu, dan menutup total jaringan pinjol dan judol. Ini musuh rakyat," tegas Saiful dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/11).
Ia menyoroti bahwa dampak dari kedua bisnis haram tersebut tidak hanya merusak sisi ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan, mulai dari kasus bunuh diri hingga keretakan rumah tangga.
Saiful menganggap aksi tegas Kapolri merupakan representasi nyata dari kehadiran negara untuk melindungi warganya.
Selaku Komisaris Utama PLN Energi Gas, Saiful juga memuji pendekatan Kapolri yang tidak hanya menyasar pada pemblokiran situs, tetapi juga pengejaran hingga ke akar-akarnya, termasuk rekening penampung, bandar, bahkan pihak-pihak yang menjadi pelindung (backing) operasional tersebut.
"Langkah Jendral Suyudi sudah sangat komprehensif. Blokir situsnya, bekukan rekeningnya, tangkap bandarnya, sikat backing-nya. Ini yang ditunggu rakyat. Polisi di bawah kepemimpinan beliau bekerja untuk melindungi rakyat, bukan melindungi bandar," lanjutnya.
Saiful mengungkapkan, keprihatinannya didasari oleh fakta di lapangan, termasuk di lingkungan BUMN, di mana banyak karyawan dan keluarga mereka yang turut menjadi korban jeratan pinjol maupun kecanduan judi online.
Saiful yang juga menjabat sebagai Sekjend APKLI ini mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari BUMN hingga para tokoh masyarakat, untuk bersatu padu mendukung kebijakan Kapolri.
Ia berharap pemberantasan ini dilakukan secara total demi menyelamatkan generasi penerus bangsa dari kehancuran akibat pinjol dan judol. (dpi)




