Jokowi Pertanyakan Permintaan Pengujian Ulang Ijazah: Masa Mau Diuji Lagi, Diuji Mana Lagi?

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mempertanyakan permintaan pengujian ulang ijazah pendidikannya. Hal tersebut dipersoalkan dalam sidang perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

"Masa diuji-uji? Masa mau diuji lagi, diuji mana lagi?" kata Jokowi usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga
  • Roy Suryo tak Terima Penjelasan Jokowi, Sebut Banyak Salah, Minta Uji Ulang Ijazah di Lab
  • Eks Kapolri Tersangka Penyadapan Presiden, Jokowi: Kita Ikuti Proses Hukum
  • Bantah IPK Cuma 2,5, Jokowi: Seingat Saya 3,05

Menurut Jokowi, pengujian terhadap dokumen pendidikannya telah dilakukan oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.

Dalam persidangan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 16.30 WIB tersebut, Jokowi menegaskan pihaknya telah memberikan keterangan dan menyampaikan dokumen pendidikan aslinya kepada majelis hakim.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dokumen yang diserahkan mencakup ijazah sejak Sekolah Dasar (SD) hingga sarjana atau S1. "Dan kita juga sudah menyampaikan kepada majelis hakim ijazah S1 asli, SMA asli, SMP, SD semuanya kita sampaikan Yang Mulia para hakim," ujar Jokowi.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Jokowi bersyukur seluruh proses persidangan berjalan dengan baik. Jokowi juga menyampaikan apresiasi atas kelancaran jalannya agenda pemeriksaan saksi tersebut.

"Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik dari jam 09.00 WIB sampai sekarang jam 16.30 WIB. Semuanya berjalan dengan baik," kata Jokowi.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satpol PP Karawang Tutup Tempat Hiburan Malam, Kedapatan Jual Ratusan Botol Miras Ilegal
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
ASDP Siapkan 224 Kapal Hadapi Nataru 2026/2027, Keselamatan Pelayaran Diperketat
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Komisi A Desak Pemecatan dan Proses Pidana ASN Pungli Rekrutmen Dishub Rp80 Juta
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
IHSG Ditutup Terbang 2,21% ke Level 5.030, Rupiah Ikut Menguat
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Binance Ungkap Hacker Curi Rp 114 T Pakai Modus Wawancara Kerja Palsu
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.