JAKARTA, KOMPAS.TV - Sepekan pascaunjuk rasa di kawasan Monas, perwakilan Kepresidenan Mahasiswa Trisakti mendatangi Kantor Sekretariat Negara di Gambir, Jakarta.
Mereka menagih realisasi janji pemerintah saat unjuk rasa 29 Oktober lalu, antara lain pemulihan kesehatan nasional, serta pemulihan pendidikan dan ekonomi, terutama di daerah bencana. Mahasiswa juga mendesak evaluasi menyeluruh Kabinet Merah Putih.
Namun, mahasiswa kecewa karena hanya ditemui staf khusus Mensesneg dan menerima data statistik. Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal masalah bangsa dan meminta pemerintah tidak terlena dengan dinamika politik.
Mensesneg Prasetyo Hadi dan Wamensesneg Juri Ardiantoro disebut berhalangan hadir dalam audiensi ini. Kemensetneg menegaskan, pemerintah telah melakukan penanganan karhutla hingga proses evaluasi Satgas PKH.
Terkait desakan evaluasi dan pencopotan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kemensetneg menegaskan hal tersebut merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Kemensetneg juga mengajak mahasiswa membedah data transparan di ruang aspirasi.
29 Oktober lalu, mahasiswa Trisakti menyerukan Tritura atau Tiga Tuntutan Rakyat. Mahasiswa ditemui staf khusus Sekretariat Negara.
Baca Juga: Politisi Demokrat Benny Menduga Ada Motif Politik di Kasus Penyadapan Presiden Prabowo | SAPA MALAM
#mahasiswa #tuntutandemo #trisakti #tritura
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- mahasiswa
- trisakti
- tritura
- tuntutan demo
- unjuk rasa





