JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Prof. Jimly Asshiddiqie, menilai dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo yang melibatkan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merupakan peristiwa besar.
Jimly menyebut, peristiwa tersebut belum pernah terjadi dalam sejarah Indonesia. Bahkan, menurutnya, mungkin juga belum pernah terjadi di dunia.
Jimly menegaskan, kasus ini tidak boleh dihadapi secara sembarangan. Ia juga menilai sikap Presiden yang menindak siapa pun yang melanggar sudah tepat.
Jimly mengaku sempat terkejut ketika mendengar kabar mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi tersangka dalam kasus tersebut.
Menurut Jimly, hal itu di luar dugaannya. Sebab, ia selama ini menilai Listyo Sigit memiliki hubungan dekat dengan Presiden.
Jimly kemudian mengungkap pengalamannya saat memimpin Komisi Percepatan Reformasi Polri. Ia menyebut, Listyo Sigit kerap menunjukkan resistensi terhadap aspirasi masyarakat mengenai reformasi kepolisian.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Polisi Tetapkan Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo, Inisial 'SU'
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/UafvFUEaWzA
#kapolri #listyosigit #prabowo
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- rosi
- jimly Asshiddiqie
- kapolri
- listyo sigit
- prabowo





