tvOnenews.com — Aksi demonstrasi yang menuntut Ruben Onsu diboikot dari layar televisi terjadi di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Kamis (5/11/2026).
Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah spanduk bergambar wajah Ruben Onsu. Mereka mendesak agar presenter tersebut tidak lagi diberikan ruang tampil di berbagai media televisi.
Salah satu spanduk menampilkan foto Ruben Onsu dengan tulisan “BOIKOT RUBEN ONSU: JANGAN BERI RUANG UNTUK RUBEN ONSU DI SELURUH MEDIA”.
Selain itu, terdapat pula sejumlah tulisan bernada sindiran yang ditujukan kepada presenter tersebut. Spanduk besar bahkan digantung di jalur Transjakarta dekat lokasi.
Kendati demikian, demonstrasi itu justru memunculkan polemik baru setelah Ruben Onsu membagikan tangkapan layar percakapan grup WhatsApp yang diduga berkaitan dengan koordinasi aksi tersebut.
Dalam percakapan tersebut, terdapat pesan ajakan mengikuti aksi damai pada Kamis, 5 November 2026, dengan lokasi di kawasan Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan.
Pesan itu juga mencantumkan ketentuan absensi peserta mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB serta instruksi mengenai pakaian yang harus dikenakan peserta demonstrasi.
Namun, yang paling menyita perhatian dari tangkapan layar tersebut adalah informasi mengenai bayaran bagi peserta demonstrasi.
Dalam pesan yang dibagikan Ruben Onsu di Instagram, tertulis bahwa setiap orang yang bersedia mengikuti aksi akan mendapatkan fee sebesar Rp40 ribu.
- Threads/ultragirl08
“Aksi damai Kamis (5/11/2026) lokasi Trans TV Mampang, absen jam 09.00-10.00, dresscode cewek kemeja hijab, cowok kemeja panjang sama peci, semua pakai sepatu, fee 40k (Rp40.000) transfer (tf), yang mau ikut bisa japri ya,” bunyi instruksi tersebut.
Pesan tersebut juga meminta seluruh peserta sudah berada di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB agar aksi dapat berlangsung lebih cepat.
Lebih lanjut, orang-orang yang belum masuk dalam daftar peserta disebut tetap diperbolehkan datang untuk mengikuti demonstrasi.
Walau begitu, informasi mengenai bayaran tersebut berasal dari tangkapan layar percakapan yang diunggah Ruben. Belum ada keterangan independen yang memastikan seluruh peserta demonstrasi benar-benar menerima uang tersebut.




