Jakarta, VIVA - Sedekah subuh kerap menjadi kebiasaan baik yang dilakukan umat Islam untuk mengawali aktivitas dengan berbagi kepada sesama. Namun, kebiasaan tersebut terkadang menimbulkan kesalahpahaman, seolah-olah sedekah hanya dianjurkan atau lebih utama dilakukan pada waktu subuh.
Buya Yahya mengingatkan bahwa sedekah tidak harus menunggu pagi hari. Menurutnya, seseorang tetap dianjurkan memberikan bantuan kapan pun ada kesempatan, terutama ketika mengetahui ada orang yang sedang membutuhkan pertolongan mendesak.
Dalam penjelasannya, Buya Yahya menegaskan bahwa gerakan sedekah subuh merupakan kebiasaan positif yang patut didukung. Meski demikian, umat Islam perlu memahami tujuan sebenarnya agar tidak justru menunda kebaikan karena terpaku pada waktu tertentu.
"Sedekah tidak harus di subuh hari. Itu kan gerakan-gerakan itu ngambil momen. Jadi sebelum belanja, sebelum ngapa-ngapain, sedekah subuh duitnya masih utuh, mungkin lebih mudah," jelas Buya Yahya yang dikutip dari tayangan YouTube pada Jumat (6/11/26).
Buya Yahya kemudian memberikan contoh ketika seseorang memiliki uang untuk bersedekah, tetapi bertemu dengan orang yang membutuhkan bantuan pada siang hari. Dalam kondisi tersebut, ia menyarankan agar bantuan segera diberikan daripada harus menunggu keesokan harinya.
Ia mengingatkan bahwa menunda sedekah hanya karena ingin melakukannya pada waktu subuh justru bisa membuat seseorang kehilangan kesempatan membantu orang lain.
"Kalau siang hari membantu orang, nunggu besok subuh lagi? Ada apa? Orangnya sudah butuh, minta ini, saya minta ini, saya sedekah subuh. Ngapain nunggu subuh? Kasih sekarang," ungkapnya.
Buya Yahya juga menegaskan bahwa sedekah dapat dilakukan kapan saja, baik pagi, siang, sore, maupun malam. Bahkan, seseorang yang ingin membiasakan diri bersedekah pada beberapa waktu dalam sehari juga merupakan hal yang baik.
"Sedekah tidak harus nunggu subuh. Cuma sedekah subuh kita dukung, sedekah zuhur pun juga saya dukung. Apalagi dia ambil lima waktu, sedekah subuh, zuhur, asar, dan magrib, bagus," tuturnya.
Meski meluruskan pemahaman tersebut, Buya Yahya tidak bermaksud merendahkan kebiasaan sedekah subuh. Ia justru menilai membiasakan diri berbagi sebelum memulai aktivitas sehari-hari merupakan amalan yang baik.





