Prakiraan Cuaca Hari Ini: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Kota 

jpnn.com
12 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sejumlah kota di Indonesia hari ini Jumat 6 November 2026.

BMKG dalam siaran harian yang diikuti dari Jakarta menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Medan dan Padang.

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Hari Ini: BMKG Prakirakan Hujan Ringan Mengguyur Mayoritas Wilayah RI

Hujan disertai petir diprakirakan terjadi di wilayah Tanjungpinang dan Pangkalpinang.

Adapun sejumlah kota lainnya di Sumatra, yakni Banda Aceh, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Bandar Lampung, diprakirakan diguyur hujan ringan.

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Hari Ini: Hujan di Mana-mana, Termasuk Sejumlah Kota di Jawa

Sementara itu, di Pulau Jawa, kota-kota seperti Serang, Jakarta, dan Semarang berpotensi diguyur hujan ringan.

Bandung diprakirakan berawan hingga berawan tebal, Yogyakarta dan Surabaya berpotensi mengalami udara kabur.

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Hari Ini 27 Oktober, Hujan Ringan di Mayoritas Wilayah RI

Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar, dan Kupang diprakirakan berawan hingga berawan tebal, sedangkan Mataram berpotensi mengalami udara kabur.

BMKG juga memprakirakan hujan ringan terjadi di sejumlah kota di Kalimantan, meliputi Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, dan Tanjung Selor.

Potensi hujan ringan juga meluas ke wilayah Sulawesi, terutama di Makassar, Mamuju, Palu, Gorontalo, dan Manado. Sementara itu, Kendari diprakirakan diselimuti awan.

Di kawasan Indonesia timur, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Nabire dan  Jayawijaya.

Hujan ringan diprakirakan mengguyur Ambon, Sorong, Jayapura, dan Merauke. Ternate dan Manokwari berpotensi mengalami cuaca berawan tebal.

BMKG menjelaskan dinamika atmosfer turut dipengaruhi oleh terbentuknya sirkulasi siklonik di Laut Natuna dan Samudra Pasifik utara Papua.

Kondisi tersebut membentuk daerah perlambatan dan pertemuan angin yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan, terutama di pesisir barat Kalimantan Barat dan pesisir utara Papua.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan menyesuaikan aktivitas luar ruang maupun perjalanan dengan kondisi cuaca di masing-masing wilayah. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Prajurit TNI Gugur dalam Misi Karhutla, KSAD: Penanganan Tetap Berjalan
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Dukung Pembinaan Pembalap Muda Lewat Mandalika Racing Series
• 1 jam laludetik.com
thumb
Surya Paloh Dedikasikan World Humanity Award untuk Indonesia
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
OJK Blokir Hampir 40 Ribu Rekening Terindikasi Judi Online per September 2026
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Hoaks! Malaysia dan Brunei jatuhkan denda Rp17 triliun ke Indonesia akibat karhutla
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.