IHSG Dibuka Ambruk 1,48 Persen ke Level 4.955, Lima Saham Justru Melonjak hingga 32 Persen

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan saham Jumat, 6 November 2026, di zona merah. Indeks saham domestik tersebut melemah 74,43 poin atau 1,48 persen ke level 4.955,83 pada pembukaan perdagangan sesi pertama.

Baca Juga :
IHSG Menguat 2,25 Persen ke Level 5.030, Seluruh Sektor Saham Kompak Menghijau
Asing Borong Saham BBCA hingga TLKM, Ini Deretan Emiten Paling Banyak Dibeli Saat IHSG Menguat

Pelemahan IHSG terjadi di tengah tekanan terhadap mayoritas saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, di tengah kondisi pasar yang terkoreksi, sejumlah saham justru berhasil mencatatkan kenaikan signifikan dan masuk dalam daftar top gainers.

Bahkan, salah satu saham langsung menyentuh batas auto rejection atas (ARA) pada awal perdagangan.

Sementara itu, indeks saham unggulan yang tergabung dalam LQ45 juga bergerak melemah. Indeks tersebut turun 7,39 poin atau 1,44 persen ke posisi 506,25.

Mayoritas Saham Bergerak di Zona Merah

Berdasarkan data perdagangan awal, IHSG bergerak di rentang 4.935 hingga 4.956. Tekanan jual terlihat dari jumlah saham yang mengalami penurunan harga jauh lebih banyak dibandingkan saham yang mencatatkan penguatan.

Mengacu pada data RTI, sebanyak 2,03 miliar saham telah diperdagangkan pada menit-menit awal pembukaan pasar. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp438,16 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 56.748 kali transaksi.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 55 saham berhasil menguat. Sebaliknya, 414 saham mengalami koreksi, sementara 127 saham lainnya bergerak stagnan.

Data tersebut memperlihatkan bahwa tekanan di pasar saham masih cukup besar pada awal perdagangan Jumat.

IHSG Diprediksi Menguat, Ini Level Support dan Resistance

Di tengah pelemahan IHSG pada pembukaan perdagangan, Reliance Sekuritas justru memproyeksikan indeks berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini.

Dalam risetnya, Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dengan level support di 4.962 dan resistance di 5.097.

Secara teknikal, perusahaan sekuritas tersebut melihat adanya sejumlah indikator yang memberikan sinyal positif terhadap pergerakan indeks.

Salah satunya terlihat dari indikator candle pattern yang membentuk pola two white soldiers atau pola bullish. Selain itu, indikator stochastic juga menunjukkan terjadinya golden cross.

Kombinasi kedua indikator teknikal tersebut menjadi dasar proyeksi Reliance Sekuritas terhadap peluang penguatan IHSG.

"Dengan demikian, IHSG hari ini diprediksi melanjutkan kenaikannya," tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.

Baca Juga :
IHSG Menggila di Awal Perdagangan, Sempat Tembus 5.039 dengan 402 Saham Menguat
IHSG Ditutup Menghijau ke Level 4.919, Saham PGEO dan ANTM Melonjak Dua Digit
IHSG Dibuka Anjlok 0,97 Persen, Tekanan Jual Berlanjut di Awal Perdagangan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nias Sport Festival 2027 tampilkan ombo batu hingga olahraga air
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Propam Periksa Kasatnarkoba Polresta Karawang karena Lepas Pengedar Obat Keras yang Diciduk BNN
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Jokowi tunjukkan semua ijazah di Pengadilan Negeri Jakarta Timur
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
PERURI raih penghargaan transformasi bisnis, perkuat layanan digital
• 13 menit laluantaranews.com
thumb
Menko AHY Sebut Proyek Pembangunan JSDP Zona 1 Pluit oleh Kemen PU Tekan Penggunaan Air Tanah
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.