jpnn.com - Momen Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memperlihatkan ijazahnya di persidangan terhadap Roy Suryo dalam perkara pencemaran nama baik, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11) menjadi perhatian kolumnis kondang Dahlan Iskan.
Jokowi hadir di persidangan itu sebagai saksi untuk perkara yang membuat Roy menjadi terdakwa.
BACA JUGA: Jokowi: Tidak Semudah Itu, Jelas, Saya Sangat Tersinggung
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat menunjukkan ijazah S1 UGM saat bersaksi pada sidang kasus tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (5/11). Foto: Ricardo/JPNN.com
Dahlan menilai momentum Jokowi hadir di pengadilan itu sepertinya juga dipakai sekalian untuk show of force: Bahwa Jokowi masih begitu dicintai pendukungnya.
BACA JUGA: Penembakan di Pidie Tewaskan Seorang Warga, 13 Luka-Luka, Yusril Angkat Bicara
"Juga untuk konsolidasi PSI –seberapa besar bisa mengerahkan massa. Pukul 08.30, Jokowi tiba di pengadilan. Dielu-elukan. Disanjung-sanjung," kata Dahlan dalam tulisannya di kolom Disway, edisi Jumat (6/11/2026).
Saat hadir ke pengadilan, Jokowi didampingi dua anaknya: Kaesang Pangarep dan Kahiyang Ayu.
BACA JUGA: Info Bocoran dari Yusril soal Tujuan Listyo Sigit Sadap Prabowo, Ada Kata Melumpuhkan
Jokowi pakai baju batik cokelat muda dan berkopiah. Menurut Dahlan, daya jalan, raut wajah, bahkan senyum Jokowi yang dingin mengesankan seperti gaya saat suami Iriana itu masih jadi penguasa.
Pada persidangan kemarin juga momen kali pertama Jokowi memperlihatkan ijazah aslinya dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.
Setelah menunjukkan ijazah ke hakim, Jokowi memang balik badan, mengangkat kedua tangan yang membentangkan ijazah, menunjukkan ijazah itu ke pengunjung –disambut meriah oleh pengunjung.
Saat Jokowi menunjukkan ijazah, di dekatnya ada Roy Suryo sebagai terdakwa. Roy ikut menghadap ke pengunjung. Ia tertawa lebar bernada sinis.
"Seolah-olah Roy mendapat durian runtuh: ijazah asli yang ditunggu akhirnya dibawa dan ditunjukkan ke persidangan. 'Palsu' celetuk Suryo lantas tertawa lagi," kata Dahlan.
Roy –juga masyarakat luas– sudah lama minta agar Jokowi mau memperlihatkan ijazah aslinya. Biar heboh ijazah segera selesai. Jokowi tidak pernah mau menunjukkannya. Baru di pengadilan ini ijazah itu ditunjukkan.
Akan tetapi Roy Suryo seperti tidak melihat kebenaran. Menurut Dahlan, Roy justru kelihatan seperti menyimpan "granat" –untuk diledakkan pada saatnya. Yakni saat diberi kesempatan bertanya.
Dahlan mengutip penjelasan Roy yang menilai ijazah yang ditunjukkan Jokowi di pengadilan itu berbeda dengan yang pernah diperlihatkan polisi. Juga berbeda dengan yang ditunjukkan Jokowi ke beberapa wartawan di kediamannya.
Maka pengacara Roy minta agar ijazah itu diperiksa di lab forensik independen. Namun, Jokowi keberatan.(*/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam




