Pekerja Informal Bertambah 1,03 Juta Orang dalam Setahun, Lampaui Pertumbuhan Pekerja Formal

medcom.id
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Jumlah pekerja informal di Indonesia bertambah sekitar 1,03 juta orang dalam setahun hingga Agustus 2026. Kenaikan ini lebih besar dibandingkan pertumbuhan pekerja formal yang tercatat sekitar 410 ribu orang.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah pekerja informal mencapai 85,73 juta orang pada Agustus 2026, meningkat dari 84,70 juta orang pada periode yang sama tahun sebelumnya.
 

Baca Juga :

Ijazah Saja Tak Cukup, Menaker Ungkap 3 Karakter yang Dibutuhkan Pekerja Masa Kini


Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud mengatakan peningkatan jumlah pekerja informal terjadi di tengah penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT).

"Angka pengangguran TPT turun ke 4,75 persen, tetapi persentase pekerja informal naik dari 57,8 persen atau 84,70 juta orang pada Agustus 2025 menjadi 57,93 persen atau 85,73 juta orang di Agustus 2026," kata Edy dikutip dari Channel News Asia. 

Dengan demikian, hampir enam dari setiap 10 orang yang bekerja di Indonesia berada di sektor informal.

Dalam klasifikasi BPS, pekerja informal mencakup orang yang berusaha sendiri, pekerja bebas, pelaku usaha yang dibantu buruh tidak tetap atau tidak dibayar, serta pekerja keluarga yang tidak menerima upah.

Kelompok ini antara lain mencakup pengemudi ojek online (ojol) dengan status pekerjaan tertentu, pekerja lepas di sektor konstruksi, hingga pelaku usaha mandiri.

Sementara itu, jumlah pekerja formal tercatat sebanyak 62,25 juta orang pada Agustus 2026, naik dari 61,84 juta orang pada Agustus 2025. Pekerja formal mencakup buruh, karyawan, pegawai, serta pengusaha yang memiliki buruh tetap dan dibayar.

Meski jumlah pekerja formal meningkat, proporsinya terhadap keseluruhan penduduk bekerja justru turun dari 42,20 persen menjadi 42,07 persen. Sebaliknya, porsi pekerja informal naik dari 57,8 persen menjadi 57,93 persen. Setengah Pengangguran Ikut Meningkat Selain pertumbuhan pekerja informal, BPS mencatat peningkatan jumlah penduduk yang bekerja dengan jam kerja tidak penuh dan masih membutuhkan pekerjaan tambahan.

Tingkat setengah pengangguran naik dari 7,91 persen pada Agustus 2025 menjadi 8,68 persen pada Agustus 2026. Jumlahnya mencapai 12,84 juta orang.

Kategori setengah pengangguran mencakup penduduk yang bekerja kurang dari 35 jam dalam seminggu, tetapi masih mencari atau bersedia menerima pekerjaan tambahan.

Di sisi lain, sebanyak 99,85 juta orang atau 67,47 persen dari seluruh penduduk bekerja masuk kategori pekerja penuh waktu, dengan jam kerja sedikitnya 35 jam per minggu.

Adapun pekerja paruh waktu tercatat sebanyak 35,29 juta orang atau 23,85 persen. Berbeda dengan kelompok setengah pengangguran, pekerja paruh waktu tidak sedang mencari atau tidak bersedia menerima pekerjaan tambahan.

Secara keseluruhan, jumlah penduduk bekerja mencapai 147,99 juta orang pada Agustus 2026. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,75 persen dari 4,85 persen pada Agustus 2025, dengan jumlah penganggur sebanyak 7,38 juta orang.

BPS menjelaskan tingkat pengangguran pada Agustus umumnya cenderung lebih tinggi dibandingkan Februari atau Mei karena dipengaruhi faktor musiman.

"Ada pengaruh musiman, di mana pada Agustus biasanya banyak pencari kerja yang baru menyelesaikan pendidikan, sebagai tambahan suplai angkatan kerja. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan TPT pada Agustus 2026 dibandingkan dengan Februari dan Mei 2026," jelas Edy.

Menurutnya, masuknya lulusan baru ke pasar kerja menambah jumlah pencari kerja pada periode tersebut. Sebaliknya, pada Februari dan Mei, kegiatan musim tanam dan panen meningkatkan penyerapan tenaga kerja, terutama di sektor pertanian.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
  • URL Berhasil di Salin Pekerja Informal Bertambah 1,03 Juta Orang dalam Setahun, Lampaui Pertumbuhan Pekerja Formal Klik untuk baca: https://www.medcom.id/ekonomi/keuangan/8Kyxrdxk-pekerja-informal-bertambah-1-03-juta-orang-dalam-setahun-lampaui-pertumbuhan-pekerja-formal

(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AHY Sebut Underpass Bitung Dongkrak Ekonomi Banten, Biaya Logistik Bisa Lebih Hemat
• 7 menit laludisway.id
thumb
9 Rekomendasi Film Bioskop Indonesia yang Tayang November 2026
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Menko AHY Sebut Proyek Pembangunan JSDP Zona 1 Pluit oleh Kemen PU Tekan Penggunaan Air Tanah
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Tergiur Gaji Fantastis, Warga Tulungagung Nyaris Berangkat Jadi Tentara Bayaran di Rusia
• 57 menit lalugrid.id
thumb
Samin Tan Didakwa Melakukan Pencucian Uang Rp18,1 Triliun, Begini Caranya
• 8 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.