Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia Elkan Baggott mengungkapkan misteri penendang penalti kelima di final FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia meraih trofi pertamanya setelah mengalahkan Thailand di final FIFA ASEAN Cup, Oktober lalu.
Timnas Indonesia menahan imbang Thailand dengan skor akhir 2-2 yang memaksa tampil ke babak perpanjangan waktu. Tak ada gol yang tercipta membuat gelar pertama FIFA ASEAN Cup ditentukan lewat adu penalti.
Timnas Indonesia berhasil menang setelah empat gol penalti bersarang ke gawang Thailand. Misteri pun muncul mengingat Timnas Indonesia memiliki penendang kelima yang telah dipersiapkan.
Elkan Baggott pun mengungkapkan misteri tendangan penalti itu. Pada awalnya, tim memang sudah disiapkan untuk strategi penendang penalti yang mungkin terjadi di babak final.
"Sehari sebelum pertandingan kami melakukan simulasi tendangan penalti, jelas pelatih mengawasinya untuk memilih siapa yang dia inginkan demi mengambil penalti," kata Elkan Baggott dikutip dari kanal YouTube SehatAQUA, Jumat (6/11/2026).
Walau sudah dipersiapkan sebelum pertandingan, namun tetap saja intensitas pertandingan di final berbeda dengan kondisi yang terjadi jelang adu penalti.
Dalam momen itu, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman kemudian bertanya kembali pada pemain siapa yang siap dan percaya diri mengambil tendangan penalti.
John Herdman kemudian menyusun urutan pemain yang akan melakukan tendangan penalti. Di mana secara kebetulan keempat penendang penalti pertama adalah pemain belakang.
"Itu kebetulan terjadi untuk seluruh pemain bertahan," katanya.
Elkan Baggott pun membocorkan bahwa penendang penalti kelima justru jatuh pada topskorer Timnas Indonesia di FIFA ASEAN, Mitchell Baker.
"Sebenarnya Mitch dimaksudkan untuk mengambil (penalti) kelima, jadi itu hanya terjadi secara kebetulan, penalti untuk para pemain bertahan," kata Elkan Baggott.
Elkan Baggott menyebut bahwa Kevin Diks selalu menjadi penendang penalti pertama dengan kualitasnya yang mumpungi untuk nenendang dari titik putih.
"Kevin sellau jadi yang nomor satu, jadi ini direncanakan secara taktis oleh pelatih, Kevin adalah penendang penalti terbaik kami, dengan mentalitas yang bagus," katanya.
"Namun soal urutan lainnya, jujur saja itu acak, bukan sengaja seperti itu," kata Elkan Baggott.




