Istana Waspadai Musuh dalam Selimut Usai Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Terungkap

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Istana Waspadai Musuh dalam Selimut Usai Kasus Penyadapan Presiden Prabowo TerungkapNasional | sindonews | Jum'at, 6 November 2026 - 15:50Dengarkan Berita

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Istana mewaspadai potensi "musuh dalam selimut" usai terungkapnya kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menjerat Listyo Sigit Prabowo. Pernyataan itu diungkapkan Prasetyo saat disinggung perihal adanya kekhawatiran "musuh dalam selimut" pascaterungkapnya kasus penyadapan terhadap Presiden.

"Lho kalau kewaspadaan kan terus menerus, ya. Kewaspadaan terus menerus. Bersih-bersih terus," ujar Prasetyo saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Terlepas dari itu, Prasetyo meminta pada tim khusus yang menangani kasus penyadapan ini untuk melaksanakan tugas sebagaimana diatur dalam UU serta transparan.

Baca juga: Kepala BIN: Penyadapan Listyo Sigit Cs ke Prabowo Mengarah Makar

"Diselesaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, transparan. Dan juga jangan ada yang ditutup-tutupi," terang Prasetyo.

Baca Juga:Prabowo Saksikan Penyerahan Uang Rp13,2 Triliun dari Satgas PKH

Sebelumnya, Mabes Polri membentuk tim khusus untuk mendalami berbagai isu terkait dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Tim tersebut dipimpin langsung Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Kabareskrim Komjen Asep Safrudin atas perintah Kapolri.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pembentukan tim khusus merupakan respons pimpinan Polri terhadap berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.

Menurutnya, Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto telah memerintahkan pembentukan tim untuk mengusut dan mendalami isu tersebut secara profesional serta sesuai ketentuan hukum.

"Sebagai bentuk respons proaktif dan keseriusan institusi, pimpinan Polri dalam hal ini Bapak Kapolri telah membentuk tim secara khusus untuk merespons informasi dan isu-isu tersebut guna melakukan pendalaman yang langsung dipimpin oleh Bapak Kabareskrim," ujar Brigjen Trunoyudo kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alsintan-Elektrifikasi Penggilingan Padi, Upaya Pemprov Jateng Perkuat Swasembada Pangan Hulu-Hilir
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Meski Sudah Pisah Rumah, Anthony Xie Sebut Audi Marissa Tak Lepas Tangan Urus Anak
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Atasi Genangan, DPRD Surabaya Dorong Pembangunan Sumur Resapan di Kampung
• 4 jam laludetik.com
thumb
Operasi Narkoba di Bengkalis: 50 Tersangka Dijerat, 10 Kg Sabu Disita
• 23 jam laludetik.com
thumb
Gaji di Atas Rp3,5 Juta Bisa Dapat BSU 2026? Ini Aturannya
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.