Panglima TNI Angkat Bicara Soal Kabar Seskab Teddy Diperiksa Soal Penyadapan Prabowo, Ternyata Begini Faktanya

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Kabar Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Infanteri Teddy Indra Wijaya diperiksa Polisi Militer (Pom) TNI terkait kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo Subianto ramai beredar di media sosial.

Namun, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto langsung membantah informasi tersebut. Agus menegaskan kabar pemeriksaan Teddy itu tidak benar. Dia bahkan menyebut informasi yang beredar luas tersebut sebagai hoaks.

Baca Juga :
Mencuat Tudingan Bahlil Terlibat Penyadapan Presiden, Golkar Membantah hingga Singgung Insiden Fitnah Penganiayaan
Terseret Kasus Penyadapan Prabowo, Irjen Ahrie Sonta Akhirnya Buka Suara dan Siap Buka-bukaan

"Hoaks (Seskab Teddy diperiksa Pom TNI terkait kasus penyadapan Presiden Prabowo Subianto)," katanya, Jumat (6/11/26).

Sebelumnya diberitakan, Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Polisi Asep Safrudin menyebut seluruh tersangka kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto telah ditahan.

Dalam kasus ini, Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP); Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. 1 Sespim Lemdiklat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso (EH); dan Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri, Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution (ASN).

Dalam perkembangan kasus ini, Bareskrim juga menetapkan mantan Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kadiv TIK) Polri, Irjen Pol Slamet Uliandi (SU), sebagai tersangka baru.

Slamet disebut memiliki peran sebagai pembina MC Bareskrim Polri dan pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Monitoring Bareskrim Polri pada periode 2010-2019.

Baca Juga :
Penyadapan Ilegal Terhadap Prabowo Disebut sebagai Tindakan Makar dan Harus Diusut Tuntas ke Akarnya
Eks Kapolri Listyo Sigit Cs Jadi Tersangka, Kepala BIN Sebut Kasus Penyadapan Prabowo Mengarah ke Makar
Pesan Istana ke Tim Khusus Usut Kasus Penyadapan Prabowo: Jangan Ada yang Ditutup-tutupi!

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Penyadapan Presiden RI Juga Diberitakan Media-Media Luar Negeri, Trending di X
• 6 menit lalurepublika.co.id
thumb
Konjen AS Jajaki Kerja Sama Ekonomi dan Pariwisata di Banyuwangi, Puji Keindahan Alam hingga Kuliner Khas
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Mayoritas Aluminum RI Masih Impor, AI Sampai Turun Tangan?
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
PREVIEW Madura United Vs Arema FC: Reuni Ze Gomes, Misi Pertahankan Rekor Kandang
• 3 jam laluberitajatim.com
thumb
Bukan MSCI, Ekonom Nilai Masalah Ini Lebih Berbahaya untuk Rupiah
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.