AMI Dukung Pembangunan Grand National Museum di Kawasan Monas

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menginginkan pembangunan Museum Agung Nasional (Grand National Museum) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, sebagai pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi bagi masyarakat.

Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia (AMI) Putu Supadma Rudana mendukung gagasan serta arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Grand National Museum di kawasan Monas. Menurutnya, langkah itu merupakan upaya strategis dan monumental dalam memperkuat ekosistem permuseuman Indonesia sekaligus menghadirkan ruang edukasi sejarah, kebudayaan, dan peradaban yang lebih inklusif bagi masyarakat.

BACA JUGA: 5 Desainer Tampilkan Koleksi Terinspirasi Budaya Nusantara di Museum Nasional

"Kami di Asosiasi memberikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Prabowo yang memiliki gagasan, pemikiran dan konsep yang luhur untuk memuliakan secara menyeluruh perjalanan peradaban nusantara, kekayaan sejarah, budaya, serta identitas bangsa kepada masyarakat luas, termasuk generasi muda dan dunia internasional. Kami menyebutnya sebagai Museum Agung Peradaban Nusantara, sebuah mandala utama peradaban Indonesia sejak masa prasejarah hingga Indonesia modern," ujar Putu melalui keterangan persnya.

Pimpinan The Rudana Art Institution yang menaungi Museum Rudana, galeri seni, yayasan, dan berbagai inisiatif kebudayaan ini juga menjelaskan bahwa kehadiran Grand National Museum di kawasan Monas diharapkan dapat menjadi "soul of a nation". Museum tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi harus menjadi institusi yang menekankan pembelajaran, interaksi, inspirasi, hiburan, dan rekreasi yang penuh nilai sehingga mampu menarik minat wisatawan dan masyarakat, khususnya generasi muda.

"Kami melihat kawasan Monas sebagai kawasan ikonik dan bersejarah yang memiliki nilai historis sangat kuat sebagai simbol perjuangan dan identitas bangsa. Karena itu, saya meyakini kehadiran Grand National Museum akan semakin memperkuat peran museum sebagai soko guru bangsa dalam menjaga kepribadian dan jati diri bangsa, sekaligus memuliakan kebudayaan Nusantara," ucap Putu.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto selama dua tahun terakhir, sektor kebudayaan dan permuseuman dinilai menjadi salah satu mercusuar pencapaian pemerintah. Hasilnya adalah percepatan revitalisasi dan penataan 240 titik museum, cagar budaya, keraton, istana, benteng, dan aset budaya lainnya sepanjang 2026.

"Kami mengapresiasi perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan percepatan revitalisasi museum dan kebudayaan Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan yang dipimpin oleh Bapak Fadli Zon. AMI melihat langkah Menbud Fadli Zon sebagai komitmen untuk menjaga warisan sejarah dan memperkenalkan kekayaan peradaban Nusantara kepada generasi mendatang," pungkas Putu.

Perhatian Presiden Prabowo terhadap permuseuman diharapkan dapat diikuti oleh berbagai pihak, baik kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, maupun sektor swasta. Hal ini penting agar semakin banyak pihak yang terlibat dalam upaya memahami kekayaan bangsa dan menghadirkan segala kemuliaannya di berbagai museum, sehingga cita-cita mewujudkan Indonesia sebagai negeri beribu museum dapat terwujud. (tan/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Rute TransJakarta Diperpendek Imbas Penyampaian Pendapat di Jaksel
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Timnas Indonesia Akan TC Jika Gagal Dapat Lawan di FIFA Matchday
• 42 menit lalukompas.tv
thumb
Jelang Sidang Tuntutan, Kuasa Hukum Richard Lee Cemas Jaksa Kerap Berganti: Berharap Tetap Objektif
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Rekrutmen CPNS 2026 Dibuka November, Berikut Persiapan dan Tahapan Seleksinya
• 6 jam lalunarasi.tv
thumb
Pelaku Tabrak Lari hingga Seret Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap!
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.