Jakarta: Antusiasme terhadap gerakan Ayo Jadi Avatar terus meningkat menjelang pelaksanaannya pada Sabtu, 7 November 2026, di NasDem Tower, Jakarta. Tercatat 222 peserta telah mendaftar melalui Google Form hingga Jumat, 6 November pukul 16.00 WIB, termasuk sekitar 30 peserta yang akan mengikuti kegiatan secara daring.
Kegiatan yang dirancang untuk perempuan muda usia 15–19 tahun ini ternyata mendapat respons yang jauh lebih luas. Pendaftar berasal dari berbagai daerah, bahkan terdapat peserta yang akan hadir langsung dari Papua.
Data pendaftaran juga menunjukkan bahwa semangat untuk menjadi Avatar tidak mengenal batas usia. Meskipun informasi awal kegiatan ditujukan bagi peserta usia 15–19 tahun, terdapat pendaftar berusia 14 tahun hingga lebih dari 30 tahun.
Hal ini menunjukkan bahwa gagasan tentang Care Leadership, kepemimpinan yang berangkat dari kepedulian terhadap diri, sesama, bumi dan dunia, memiliki daya tarik lintas generasi.
Kegiatan For Girls: Memimpin Diri, Sesama, Bumi dan Dunia — Ayo Jadi Avatar akan berlangsung secara hybrid mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Namun, sejak pukul 08.30 WIB, peserta yang hadir di NasDem Tower akan diajak melakukan latihan yel Ayo Jadi Avatar.
Baca Juga :
Lestari Moerdijat Usulkan Pembentukan Aliansi Perempuan BosphorusYell tersebut tidak sekadar menjadi penyemangat kegiatan, tetapi dirancang sebagai gerakan kolektif yang menyatukan energi dan suara seluruh peserta.
Selain yell, peserta juga akan menyanyikan bersama lagu Pemimpin Dunia. Lagu tersebut menjadi salah satu ekspresi kreatif dari pesan utama kegiatan bahwa perempuan muda bukan hanya calon pemimpin masa depan, tetapi sudah memiliki kapasitas untuk memimpin perubahan mulai dari dirinya sendiri, lingkungan terdekat, masyarakat, hingga dunia.
Kegiatan akan berlangsung dalam format yang interaktif dan partisipatif. Peserta akan mengikuti kelas besar, kemudian dibagi ke dalam enam kelompok kelas kecil, serta mengikuti kelas secara daring melalui Zoom. Di NasDem Tower, seluruh kegiatan luring akan berlangsung di Command Center, Lantai 8.
“Format ini dirancang agar peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengalami proses belajar bersama, berdiskusi, berefleksi, dan membangun keberanian untuk mengambil peran,” jelas Panitia Pengawah Eva Sundari melalui keterangan tertulis, Jumat, 6 November 2026.
Eva menjelaskan bahwa Gagasan Avatar dalam kegiatan ini dimaknai sebagai ajakan kepada perempuan muda untuk menjadi agen perubahan. Menurut dia, mereka yang berani mengenali dirinya, memahami persoalan di sekitarnya, peduli terhadap sesama dan bumi, serta berani mengambil tindakan.
Poster Gerakan Ayo Jadi Avatar. Foto: Istimewa.
Pembukaan kegiatan akan dihadiri oleh Ketua Akademi Perempuan NasDem (APN), Amelia Anggraini, serta Anggota Majelis Tinggi DPP Partai NasDem, Dr. Lestari Moerdijat. Wanita yang akrab disapa Rerie itu bakal menyampaikan keynote speech dari Turki.
Kehadiran para tokoh tersebut memperkuat pesan bahwa pengembangan kepemimpinan perempuan muda merupakan bagian penting dari investasi sosial dan politik jangka panjang.
Melalui “Ayo Jadi Avatar”, peserta diajak melihat kepemimpinan bukan semata-mata sebagai posisi atau jabatan, melainkan sebagai kemampuan untuk peduli, mengambil tanggung jawab, bekerja bersama, dan menciptakan perubahan.
Care Leadership menjadi fondasi pendekatan ini: kepemimpinan yang tidak hanya bertanya “Apa yang ingin saya capai?”, tetapi juga “Apa yang bisa saya rawat, siapa yang bisa saya bantu, dan perubahan apa yang bisa saya ciptakan bersama?” Jelas Eva Sundari.
Dengan jumlah pendaftar yang ratusan orang, Ayo Jadi Avatar diharapkan menjadi awal dari sebuah gerakan kolektif perempuan muda untuk memimpin dengan kepedulian.




