JAKARTA, KOMPAS.TV - Istana meningkatkan kewaspadaan usai kasus penyadapan Presiden Prabowo terungkap.
Soal konsolidasi dengan partai politik koalisi usai penyadapan, Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan konsolidasi dengan partai politik koalisi sudah rutin dilakukan.
Dalam kasus ini, Prasetyo mendorong tim khusus bentukan Kapolri harus transparan dalam mengusut penyadapan.
Siang tadi, Jumat (6/11/2026) Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra mendatangi Istana untuk menemui Presiden Prabowo Subianto dan melapor pascapolisi mengungkap kasus penyadapan.
Saat ditanya ada tidaknya keterkaitan penyadapan eks Kapolri Listyo Sigit dengan pemerintahan sebelumnya, Kepala BIN fokus menjawab bahwa tindakan penyadapan terhadap Presiden Prabowo tergolong ilegal dan mengarah ke makar.
Bagaimana melihat konsolidasi lingkar partai politik koalisi Presiden?
Kita bahas bersama Muradi, Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran, dan Ketua Gerakan Cinta Prabowo, Kurniawan.
Baca Juga: Kasus Penyadapan Prabowo Ikut Bayangi Pergerakan Pasar Saham | KOMPAS SIANG
#penyadapan #presidenprabowo #istana #konsolidasi
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- penyadapan
- istana
- konsolidasi
- penyadapan presiden
- presiden prabowo





