Jadi Perantara Tunggal, Pemerintah: PT DSI Tidak Jadi Eksportir

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menyusul keputusan Pemerintah untuk menetapkan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai perantara ekspor Sumber Daya Alam (SDA) strategis, Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian turut menegaskan peranan PT DSI dalam mengemban tugas tersebut.

Dalam hal ini, Direktur Utama PT DSI Luke Thomas Mahony juga menegaskan bahwa keberadaan PT DSI juga tidak ditujukan untuk mengambil keuntungan komersial.

BACA JUGA:Tiga Tersangka Penyadapan Presiden Ditahan di Mako Brimob, SU Belum Ditahan

"Perhubungan antara perjanjian komersial dan kemampuan pembayaran masih tetap di antara penjual dan pembeli. Kita tidak mengambil kelebihan barang dan tidak terlibat di operasi komersial," jelas Luke dalam Konferensi Pers yang digelar di kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, pada Jumat (06/11).

Melanjutkan, Luke juga menambahkan bahwa nantinya, fokus utama PT DSI adalah untuk membangun keamanan serta kepercayaan pasar.

BACA JUGA:Fakta Penyitaan Rp2 Miliar Dirut KAI: Disita Agustus 2025, Kasus 2018-2023

Dalam hal ini, proses data-data terkait ekspor tiga komoditas SDA strategis akan dilakukan melalui satu pintu, yakni melalui PT DSI yang terintegrasi dengan sistem CEISA.

"Prioritas bagi kami adalah keamanan data dan juga kepercayaan. Dan jadi, kami sedang bekerja menuju ke sana," ucapnya. 

"Ini adalah tentang memprioritaskan ketentuan bisnis, kelanjutan ekspor, dan kepercayaan pasar yang tergantung pada desain dan pekerjaan," tegasnya.

Di sisi lain, kepercayaan serta harapan pun turut diberikan oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki).

BACA JUGA:Jenazah Korban Terakhir Helikopter MI-17 TNI AD Berhasil di Evakuasi dari Dasar Perairan Seruyan

Dalam hal ini, Ketua Umum Gapki Eddy Martono turut menekankan akan pentingnya transparansi dari PT DSI dalam menjalankan tugasnya.

"Saya setuju ini untuk memastikan lagi bahwa memang kita transaksinya dengan benar. Tidak terjadi fraud, tidak terjadi ilegal," ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Partai Arab-Israel Dukung Eisenkot, Netanyahu Terancam Kehilangan Kekuasaan
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Kapitalisasi Nasdaq USD 2,3 T Menguap di Wall Street, Terburuk Sejak 2020
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Penyaluran BSU Rp900 Ribu Masih Dikoordinasikan, Ini Progresnya
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cuaca Hari Ini: Jakarta Diprediksi Berawan, Bogor-Bekasi Hujan
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi soal Uang Palsu Rp 980 Juta yang Disita di Lampung: Akan Dipakai Biayai Demo di Jakarta
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.