Republik Kalah, Trump Tuding Pemilu AS Penuh Kecurangan

metrotvnews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan tudingan adanya kecurangan dalam pemilihan umum di negaranya. Pernyataan tersebut mencuat menyusul kekalahan telak kandidat dari Partai Republik di sejumlah negara bagian.

Salah satu yang disorot tajam oleh Trump adalah hasil pemilihan Wali Kota Los Angeles. Trump menilai proses pemungutan suara tidak berjalan jujur setelah calon pilihannya, Spencer Pratt, gagal melaju ke posisi puncak. Dalam kontestasi tersebut, Nithya Raman berhasil mengungguli petahana Karen Bass.

"Saya menyaksikan pemilihan di Los Angeles dan itu merupakan proses yang sangat memalukan," ujar Trump dalam tayangan Top News Metro TV, Jumat, 6 Novemebr 2026.

Trump mengklaim banyak pihak semula memperkirakan Spencer Pratt akan lolos ke putaran final. Ia bahkan menyebut kandidat yang menang sempat mengira dirinya kalah sebelum perolehan suara berbalik.

"Namun kemudian, suara yang dibutuhkan untuk memenangkan dirinya justru ditemukan. Pemilu kita begitu penuh kecurangan, Anda bahkan tidak tahu seberapa parahnya," imbuh Trump.

Baca Juga :

Menlu AS Marco Rubio Bantah Isu Mundur dari Pemerintahan Trump

Kemenangan Bersejarah di Michigan

Selain menyoroti pemilihan di Los Angeles, Trump turut menanggapi dinamika politik di Michigan. Di negara bagian tersebut, calon dari Partai Demokrat, Abdul El-Sayed, berhasil mengalahkan kandidat Republik, Mike Rogers, dalam perebutan kursi Senat AS.

Kemenangan ini mencatatkan sejarah baru, menjadikan Abdul El-Sayed sebagai warga Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Senat Amerika Serikat.

Usai terpilih, El-Sayed langsung menyerukan perlunya regenerasi kepemimpinan di internal Partai Demokrat dan menolak mendukung Chuck Schumer untuk kembali memimpin faksi Demokrat di Senat.

Menanggapi langkah politik tersebut, Trump menilai sikap El-Sayed yang menolak Schumer menunjukkan konsistensi sejak awal kampanye. Trump sendiri menyebut Schumer sebagai sosok politikus yang sudah lama ia kenal.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
dr. Tifa Desak Kejagung Buka Dokumen Labfor, Singgung Loyalitas kepada Prabowo
• 18 jam laludisway.id
thumb
Kemendagri Dorong Penguatan Tata Kelola Kelurahan di Bitung
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Video: Hanif Faisol Tegaskan Bongkar Ratoon Tebu Wajib Dilakukan
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bubble AI Pecah Sampai Amerika, Rp18.000 Triliun Menguap Semalam
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pengusaha Nikel Sambut Skema Ekspor Satu Pintu, Tapi Tunggu Kepastian Biaya DSI
• 15 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.