Bertambah, 53 Orang Tewas Dibom Rusia di Pusat Distribusi Bantuan Ukraina

detik.com
12 jam lalu
Cover Berita
Kyiv -

Korban tewas akibat pengeboman mematikan Rusia terhadap sebuah pusat distribusi bantuan di wilayah Zaporizhzhia, Ukraina bagian tenggara, bertambah menjadi sedikitnya 53 orang. Ini tercatat sebagai salah satu serangan paling mematikan terhadap warga sipil selama konflik berkecamuk selama 4,5 tahun terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Zaporizhzhia, Mykhailo Semikin, seperti dilansir Reuters dan AFP, Jumat (6/11/2026), mengatakan bahwa upaya pencarian dan penyelamatan di lokasi kejadian, yang terletak di desa Komyshuvakha, telah memasuki hari kelima. Pengeboman itu terjadi pada Senin (2/11) waktu setempat.

Semikin, dalam pernyataan via Telegram pada Jumat (6/11), mengumumkan bahwa sejauh ini, sedikitnya 53 orang dikonfirmasi tewas dalam pengeboman Rusia itu.

Baca juga: Rusia Jatuhkan 9 Bom ke Pusat Distribusi Bantuan di Ukraina, 40 Orang Tewas

Layanan Darurat Ukraina, dalam laporan terpisah, mengumumkan bahwa jumlah korban tewas "telah bertambah menjadi sedikitnya 50 orang". Disebutkan bahwa delapan jenazah lainnya berhasil ditemukan dari bawah reruntuhan selama operasi pencarian.

Layanan Darurat Ukraina menambahkan bahwa upaya pencarian dan penyelamatan terus berlangsung di lokasi, meskipun menghadapi kondisi yang sulit dan ancaman serangan susulan dari Rusia yang terus membayangi.

Otoritas Kyiv sebelumnya melaporkan bahwa serangan Rusia menghantam bekas bangunan sekolah di desa Komyshuvakha yang ada di garis depan pertempuran pada Senin (2/11) waktu setempat, saat warga sipil berkumpul untuk menerima bantuan kemanusiaan mingguan.




(nvc/dhn)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aktivitas Spionase Partai Komunis Tiongkok Semakin Meluas, Pakar: Kanada Mendesak Perkuat Pertahanan Keamanan Nasional
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Golkar Mau Masifkan Pasukan Organik di Medsos: Tak Perlu Sewa Buzzer
• 23 jam laludetik.com
thumb
5 Rekomendasi Kandungan Bath Bomb untuk Kulit Sensitif
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
7 Kesalahaan Sering Terulang Saat Berwudhu, Awas Salat Tak Diterima
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
SpaceX Gandeng Qualcomm Bangun Jaringan 5G Starlink Mobile di AS, Siap Bersaing dengan Operator Besar
• 11 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.