Sekjen Golkar: Narasi Indonesia Gelap karena Kita Semua Tak Hadirkan Cahaya

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sekjen Partai Golkar Sarmuji menyoroti narasi Indonesia Gelap yang muncul saat aksi massa. Menurutnya, narasi itu muncul lantaran kurangnya penyebaran informasi tentang hal-hal baik di media sosial.

"Kita tahu ada adagium kejahatan yang terorganisir bisa mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir. Dan ini juga berlaku di media sosial dan di dunia digital," ucap Sarmuji seusai membuka Rakornas Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) di DPP Golkar, Jakarta Barat, pada Jumat (6/11/2026).

Sarmuji mengatakan pada era post-truth, informasi bisa mudah diakses. Namun, belum tentu semua informasi itu benar.

Baca juga: Prabowo: Tiap Bulan Kita Diramalkan Kolaps, Saya Lihat Masa Depan RI Cerah

"Kita tahu sekarang, kadang-kadang di era post-truth ini, kadang-kadang kebenaran seolah-olah ditentukan oleh kuatnya algoritma saja, padahal kenyataannya tidak begitu," tambahnya.

Bagi Sarmuji, sebenarnya tidak ada kegelapan di Indonesia. Menurutnya, hal itu karena tak ada cahaya.

"Yang ada adalah ketiadaan cahaya," jelas dia.

"Ekosistem digital ini kita bentuk untuk menghadirkan terang, menghadirkan cahaya, agar pandangan orang terhadap Indonesia ini menjadi lebih fair, lebih senyatanya, tidak dipenuhi oleh narasi bahwa Indonesia gelap," imbuh dia.




(tsy/rfs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Empat negara Arab kecam upaya serangan rudal ke Madinah
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Atasi Genangan, DPRD Surabaya Dorong Pembangunan Sumur Resapan di Kampung
• 21 jam laludetik.com
thumb
Ketua DPR RI: Generasi muda hadapi tantangan yang kompleks
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Daftar Promo Menarik di Aplikasi ShopeePay saat 11.11, Ada KFC Rp 11 Ribu!
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Terima 11 Dubes Negara Sahabat, Prabowo Tegaskan RI Terbuka untuk Kerja Sama
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.