Deretan Saham Berkinerja Baik Sepekan, MKNT-AIMS Puncaki Top Gainers

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sejumlah saham mencatat performa positif meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan 0,13 persen dalam sepekan.

Sejumlah saham mencatat performa positif meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan 0,13 persen dalam sepekan. (Foto: IMG)

IDXChannel - Sejumlah saham mencatat performa positif meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan 0,13 persen dalam sepekan. Saham PT Remitra Global International Tbk (MKNT) menjadi sorotan pada pekan ini.

Saham MKNT menguat 190,91 persen dalam sepekan ke level Rp32, memperpanjang reli yang terjadi dalam dua minggu terakhir hingga mencatat kenaikan 3.100 persen.

Baca Juga:
IHSG Turun 0,13 Persen Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp118 Triliun

Kenaikan saham MKNT sempat tertahan pada Jumat (6/11/2026) setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan suspensi saham usai mencatat kenaikan harga secara kumulatif yang signifikan.

Lonjakan saham MKNT terjadi setelah BEI mencabut suspensi yang disematkan selama lebih dari 2 tahun. Regulator membuka suspensi tersebut setelah rencana aksi korporasi disetujui, terkait kehadiran pengendali baru dan sejumlah investor individu yang membenamkan investasi sebesar Rp1 triliun.

Baca Juga:
Saham MKNT Disuspensi usai Terbang 3.100 Persen

Di urutan kedua ada PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS)  yang melejit 125,96 persen dalam sepekan ke Rp1.175. Kenaikan harga saham AIMS dipicu oleh kehadiran investor sekaligus pemengaruh (influencer) saham, Andry Hakim. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan bahwa Andry menguasai 2,3 juta saham atau 1,05 persen per 30 Oktober 2026. 

Selain kedua saham di atas, sejumlah saham yang menghijau di antaranya PT Inti Tempo Media Tbk (TMPO) dan PT Yupi Jelly Indo Gum Tbk (YUPI).

Berikut 10 saham yang menduduki deretan top gainers pada pekan ini (2-6 November):

  1. PT Remitra Global International Tbk (MKNT) +190,91 persen
  2. PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) +125,96 persen
  3. PT Inti Tempo Media Tbk (TMPO) +56,99 persen
  4. PT Yupi Jelly Indo Gum Tbk (YUPI) +51,20 persen
  5. PT Falmaco Nonvewen Industri Tbk (FLMC) +36,43 persen
  6. PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) +23,45 persen
  7. PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) +21,05 persen
  8. PT Kino Indonesia Tbk (KINO) +20,77 persen
  9. PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) +19,23 persen
  10. PT Argha Karya Pratama Industry Tbk (AKPI) +17,65 persen

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berbasis Dampak
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Prabowo Tetapkan 18 Tokoh Penerima Gelar Pahlawan Nasional 2026, Diumumkan 10 November
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Ini Kronologi Skandal KUR Fiktif BNI Rp83,9 Miliar
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Minta Siaga Darurat, Warga Kota Ini Seperti Tak Peduli
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Program Biodiversity Action Plan Pertamina Targetkan Penghijauan 8 Hektare di Tuban
• 14 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.