- 1. Dilarang Jual Permen Karet: Singapura
- 2. Tak Boleh Sembaranga Kasih Nama Bayi: Denmark
- 3. Kehabisan bensin di jalan tol? Siap-Siap kena denda: Jerman
- 4. Tak boleh asal bawa buah-sayur: Australia
Jakarta, CNBC Indonesia - Ada peribahasa, "di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung". Artinya, adalah wajib menghormati, mengikuti, dan menyesuaikan diri dengan aturan berlaku di tempat kita berada.
Setiap negara memiliki aturan sendiri. Seperti di wilayah-wilayah antardaerah di Indonesia, juga memiliki ketentuan adat istiadat masing-masing.
Aturan itu dibuat demi ketertiban. Aturan-aturan di satu daerah atau satu wilayah memang bisa jadi mengganjal atau dirasa aneh bagi pendatang. Meski, ada aturan yang terasa janggal dan aneh. Tapi tetap saja harus dipatuhi.
Lantas, di negara mana saja aturan-aturan aneh itu berlaku?
Berikut dilansir dari Beautynesia:
1. Dilarang Jual Permen Karet: SingapuraJika melanggar dapat dikenai denda hingga 2.000 dolar Singapura.
Singapura memang mengawasai ketat penjualan permen karet. Tapi bukan berarti warga dilarang mengunyah permen karet.
Disebutkan, Sale of Food (Prohibition of Chewing Gum) Regulations mencatat, penjualan atau iklan untuk menjual permen karet di Singapura pada dasarnya dilarang. Kecuali untuk permen karet yang terdaftar atau dianggap sebagai produk kesehatan berdasarkan Health Products Act.
Di negara ini, orang tua dikasih waktu 6 bulan setelah si bayi lahir.
Di sini ada Agency of Family Law atau Familieretshuset yang bertugas memenuhi daftar nama yang diinginkan untuk mencatat nama bayi yang akan digunakan.
Alasan Pemerintah Denmark menerapkan sistem tersebut adalah demi memastikan nama yang diberikan kepada anak memenuhi ketentuan dan tidak berpotensi merugikan pemiliknya.
3. Kehabisan bensin di jalan tol? Siap-Siap kena denda: JermanDi sini, kendaraan yang berhenti akibat kehabisan bensin di Autobahn dapat dikenai denda sebesar 70 euro dan satu poin di Flensburg.
Aturan ini dikaitkan dengan keselamatan karena Autobahn melihat jalan dengan kendaraan yang dapat melaju dalam kecepatan tinggi.
Kehabisan bahan bakar di Autobahn dianggap sebagai hambatan lalu lintas yang sebenarnya dapat dicegah.
4. Tak boleh asal bawa buah-sayur: AustraliaTak kalah aneh, Australia ternyata melarang warga/ pendatang membawa bunga-buah dengan sembarangan.
Dengan alasan bioskuriti, dilarang membawa sayuran dan buah dari satu lokasi ke lokasi lain.
Tujuannya adalah untuk melindungi pertanian dan lingkungan Australia dari hama serta penyakit tanaman.
(dce/dce)




