Doli Buka Suara soal Beredar Poster Munaslub: Jangan Ganggu Golkar dengan Agenda Kerdil Kalian

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, buka suara soal beredarnya poster atau flyer yang mengatasnamakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar.

Adapun poster yang beredar tersebut memuat tulisan ‘Sukseskan Munaslub Partai Golkar’ dan ‘Selamatkan Partai Golkar dari Gank Solo’.

Poster itu juga menampilkan foto Ahmad Doli Kurnia disertai tulisan ‘Caketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung Tokoh Sentral Partai Golkar’.

Dalam poster tersebut, agenda Munaslub disebut akan berlangsung di Hotel Mercure Convention Center Ancol pada Minggu, 29 November 2026.

Menanggapi itu, Doli menegaskan dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan beredarnya flyer tersebut. Ia bahkan mengaku tidak mengetahui siapa pihak yang menyebarkan isu mengenai rencana penyelenggaraan Munaslub.

Sebaliknya, Doli menyatakan selama ini ia selalu mengedepankan mekanisme konstitusional dan institusional dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kaitan dengan isu tersebut, saya paham betul bahwa tata cara berorganisasi telah diatur seluruhnya dalam AD/ART dan peraturan organisasi yang harus kita patuhi bersama. Begitu juga secara institusional, saya sangat mengerti struktur dan hierarki kewenangan serta tanggung jawab dalam berorganisasi dan ber-partai,” kata Doli saat dikonfirmasi, Sabtu (7/11).

Doli juga menegaskan hubungannya dengan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia yang selama ini berjalan baik. Ia menyebut tidak ada persoalan antara keduanya, baik dalam urusan pengelolaan partai maupun hubungan secara pribadi.

“Saya dan Saudara Bahlil sudah berkoordinasi dan menyadari secara bersama bahwa dalam situasi dan dinamika yang sedang kita hadapi, sebagai sebuah bangsa, pasti ada saja pihak-pihak yang berupaya memperkeruh suasana dan mencoba mencari keuntungan politik,” ujar Doli.

Lebih lanjut, Doli mengungkapkan telah mendeteksi pihak-pihak yang disebutnya sebagai ‘komprador’ di internal Partai Golkar.

“Saya sudah dapat mendeteksi pihak-pihak “komprador” tersebut, yang berasal dari dalam internal kami sendiri,” tegas Doli.

“Dan saya mau sampaikan kepada kalian, jangan ganggu Golkar dengan agenda-agenda kerdil kalian,” lanjutnya.

Doli kemudian menegaskan Partai Golkar saat ini sedang berupaya menjalankan komitmennya untuk mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Ia menyinggung situasi politik nasional yang menurutnya sedang menghadapi ancaman nyata.

Doli juga menyinggung dugaan upaya makar dalam penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai Golkar harus berada di barisan terdepan untuk menjaga dan mengawal Presiden sebagai bagian dari komitmen konstitusional partai terhadap negara.

“Golkar sekarang ini sedang mengejawantahkan komitmennya untuk selalu menjaga dan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Negara saat ini sedang dalam ancaman yang nyata. Presiden, simbol negara kita, sedang ‘diganggu’ dengan adanya upaya makar dari pihak tertentu,” ucap Doli.

“Tentu ada Golkar harus berada di depan menjaga dan mengawal Presiden, sebagai komitmen konstitusionalnya terhadap negara. Dan saya sebagai kader Golkar akan berada di garda depan untuk itu,” kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Hanya Guru, Nakes Non ASN Juga Bakal Dapat Perlakuan Khusus Batas Usia di Seleksi CPNS
• 23 jam laludisway.id
thumb
5 pahlawan perempuan Indonesia dan kisah perjuangannya
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Hasil Sevilla Vs Alaves: Antonio Sivera Gagalkan Kemenangan Los Nervionenses
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Saling Adu Argumen! Pakar Bedah Kasus Penyadapan Prabowo: Tarung Elite, Makar-Siapa Dalang?
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Bocah SD di Kendal Diduga Tertembak, Asal-usul Logam yang Bersarang di Tubuhnya Diselidiki
• 17 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.