integrasi ini menjadi bagian penting dalam membangun layanan pertukaran baterai yang aman, konsisten, dan efisien.
IDXChannel - PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) resmi mengumumkan kesepakatan kolaborasinya bersama Aulton New Energy Automotive Technology Co., Ltd. (Aulton), guna menghadirkan teknologi pertukaran baterai (battery swapping) untuk armada mobil listrik (electric vehicle/EV) di pasar komersial Indonesia.
Kolaborasi ini menggabungkan kemampuan TRON dalam pengembangan ekosistem dan integrasi layanan dengan teknologi pertukaran baterai serta pengelolaan baterai milik Aulton.
"Kolaborasi ini berfokus pada kebutuhan operator armada, terutama layanan angkutan penumpang dan angkutan barang komersial, yang membutuhkan pengisian energi secara cepat, efisien dan praktis untuk menjaga kelangsungan operasional sehari-hari," ujar Direktur Utama TRON, David Santoso, dalam keterangan resminya, Jumat (6/11/2026).
Melalui inovasi kolaborasi ini, menurut David, pihaknya ingin mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik, khususnya pengguna mobil EV, dengan mengurangi waktu berhenti, sekaligus meningkatkan produktivitas bagi operator armada komersial.
David menjelaskan bahwa selama ini, waktu kendaraan berada di jalan berpengaruh langsung terhadap produktivitas dan peluang pendapatan. Karenanya, kebutuhan pengisian energi di tengah jam layanan operasional menjadi salah satu tantangan utama dalam transisi menuju kendaraan listrik.
"Teknologi pertukaran baterai ini memungkinkan baterai kendaraan listrik yang telah berkurang dayanya ditukar dengan baterai siap pakai melalui proses otomatis di stasiun pertukaran baterai, dalam waktu yang sangat singkat, yaitu hanya sekitar satu-dua menit saja," ujar David.
Melalui pendekatan ini, David yakin bahwa kendaraan listrik komersial tersebut dapat kembali beroperasi lebih cepat, tanpa menunggu proses pengisian baterai yang pada umumnya saat ini prosesnya bisa memakan waktu berjam jam.
Sistem tersebut, dikatakan David, didukung penuh lewat pemantauan digital guna membantu pengawasan kondisi baterai, pengelolaan siklus penggunaannya, serta operasional stasiun. Bagi David, integrasi ini menjadi bagian penting dalam membangun layanan pertukaran baterai yang aman, konsisten, dan efisien.
"Armada komersial membutuhkan solusi kendaraan listrik yang mampu mengikuti ritme operasional bisnis," ujar David.
Melalui kolaborasi dengan Aulton, TRON ingin membangun ekosistem yang menghubungkan infrastruktur energi dan pengelolaan armada agar kendaraan dapat lebih lama melayani pelanggan, mengurangi waktu berhenti, dan memberikan nilai ekonomi bagi operator.
Di lain pihak, langkah menghubungkan teknologi global dengan kebutuhan Indonesia ini juga sengaja dilakukan demi dapat memberikan pengalaman dalam pengembangan teknologi pertukaran baterai otomatis dan pengelolaan baterai.
Dalam hal ini, TRON berfokus pada pengembangan ekosistem lokal serta integrasi layanan yang sesuai dengan kebutuhan operator armada di Indonesia.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan fleksibilitas dalam penjadwalan kendaraan, mendukung perjalanan berulang sepanjang hari, dan membantu operator merencanakan kebutuhan energi secara lebih terukur.
Melalui kolaborasi ini, TRON bersama Aulton menargetkan pengembangan ekosistem yang menghubungkan infrastruktur pertukaran baterai, pengelolaan energi, dan kebutuhan operasional armada komersial.
"Langkah ini kami harapkan dapat memperluas adopsi kendaraan listrik komersial sekaligus mendukung transformasi transportasi yang lebih efisien dan rendah emisi di Indonesia," ujar David.
(taufan sukma)





