Trump Sebut AS Kehilangan 3 Triliun Dolar Karena Demokrat Menang Pemilu

suarasurabaya.net
1 jam lalu
Cover Berita

Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) menyebut pasar saham negaranya kehilangan nilai sekitar 3 triliun dolar AS, setelah Partai Demokrat memenangkan pemilu paruh waktu pada Selasa (3/11/2026).

Trump menilai kemenangan Demokrat yang berhasil merebut kendali Kongres AS itu menjadi penyebab utama tekanan terhadap pasar saham dalam beberapa hari terakhir.

“Sebanyak 3 triliun dolar hilang kemarin. Anda tahu, negara kita kehilangan 3 triliun dolar hanya karena pemilu,” kata Trump saat berkunjung ke Kennedy Space Center di Florida, Jumat (6/11/2026) waktu setempat, dilansir dari Antara.

Meski demikian, Trump menyempatkan menyindir hasil pemilu itu. Dia mengaku justru akan merasa lebih kecewa apabila kemenangan Demokrat membuat nilai pasar saham meningkat.

“Jika kita justru meraih keuntungan 3 triliun dolar, saya mungkin akan merasa lebih tidak senang,” ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan Trump setelah pasar saham Wall Street mengalami tekanan besar, terutama pada saham perusahaan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Penurunan nilai saham dipicu kekhawatiran investor terhadap kemungkinan perubahan kebijakan setelah Demokrat memperoleh kendali Kongres, termasuk potensi pengetatan regulasi industri teknologi dan pembangunan pusat data.

Menurut laporan Reuters, penurunan harga saham pada Kamis (5/11/2026) menghapus sekitar 3 triliun dolar AS kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam indeks S&P 500.

Meski demikian, penurunan kapitalisasi pasar tersebut tidak sama dengan kerugian langsung yang ditanggung pemerintah AS. Angka itu menggambarkan berkurangnya nilai pasar saham perusahaan akibat perubahan harga saham.

Dalam pernyataan terpisah di Gedung Putih, Trump kembali mengaitkan gejolak pasar saham dengan hasil pemilu paruh waktu. “Perekonomian berjalan baik, kecuali kemarin karena pemungutan suara … Pasar saham kita kehilangan nilai sebesar 3 triliun dolar akibat pemungutan suara tersebut,” katanya.

Di tengah tekanan pasar saham, Trump tetap menyatakan keyakinannya bahwa kondisi perekonomian AS secara keseluruhan masih kuat. Dia menyoroti pertumbuhan lapangan kerja pada Oktober 2026 yang mencapai 165.000 pekerjaan baru.

Angka itu, menurut Trump, jauh melampaui perkiraan sebelumnya. “Mereka memperkirakan sekitar 20.000 atau 30.000 (lapangan kerja), tetapi hasilnya mencapai 165.000 lapangan kerja baru,” ujarnya.

Laporan ketenagakerjaan AS menunjukkan jumlah pekerjaan bertambah 165.000 pada Oktober, sementara tingkat pengangguran turun menjadi 4,1 persen. Data itu menjadi salah satu indikator ketahanan pasar tenaga kerja AS di tengah ketidakpastian politik dan gejolak pasar keuangan.

Sementara itu, pemilu paruh waktu AS yang berlangsung pada 3 November 2026 menghasilkan kemenangan besar bagi Partai Demokrat. Partai itu berhasil merebut mayoritas kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (House of Representatives) dan Senat, setelah sebelumnya kedua kamar Kongres dikuasai Partai Republik.

Demokrat juga mencatat kemenangan di sejumlah negara bagian yang selama puluhan tahun menjadi basis kekuatan Republik.

Di Texas, kandidat Demokrat Gina Hinojosa berhasil memenangkan pemilihan gubernur, mengakhiri dominasi Partai Republik dalam pemilihan gubernur selama lebih dari tiga dekade.

Sementara di Kansas, kemenangan kandidat Demokrat Adam Hamilton dalam pemilihan Senat menjadi salah satu hasil penting karena negara bagian tersebut telah lama tidak memilih senator dari Partai Demokrat. (ant/fia/bil/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonomi Tumbuh, Kredit Bertambah untuk Siapa?
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Mendag Pastikan Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat Danantara, Aturan Baru Berlaku Penuh 2027
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Dhaup Ageng, Pura Mangkunegaran gelar pesta rakyat tiga hari
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Ginting Tumbang, Indonesia Gagal Total di Korea Open 2026: Tak Ada Wakil di Semifinal
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
DataOn HR Conference 2026 Bahas Penerapan AI untuk Memperkuat Kinerja dan Potensi SDM
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.