Mengapa Kita Cegukan? Ini Penjelasan dan Tips Mengatasinya-Tips Kesehatan

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Cegukan bisa muncul secara tiba-tiba saat sedang makan, berbicara, atau melakukan aktivitas lainnya. Suara 'hik' yang berulang terkadang terasa mengganggu, tetapi dalam kebanyakan kasus, cegukan merupakan kondisi sementara yang dapat hilang dengan sendirinya.

Cegukan terjadi ketika diafragma, yaitu otot yang berada di bawah paru-paru dan berperan penting dalam proses pernapasan, mengalami kontraksi secara tiba-tiba dan tidak terkendali. Setelah diafragma berkontraksi, pita suara menutup dengan cepat. Proses inilah yang menghasilkan suara khas 'hik' saat cegukan.

Baca Juga :

Tips Menjaga Kesehatan Saat Musim Hujan-Tips Kesehatan
Ada berbagai hal yang dapat memicu kontraksi tersebut. Makan terlalu cepat atau terlalu banyak, misalnya, dapat membuat perut mengalami perubahan yang kemudian memicu cegukan. Konsumsi minuman berkarbonasi atau alkohol juga dapat menjadi salah satu pemicunya.

Selain itu, perubahan suhu secara mendadak serta kondisi emosional seperti stres, tertawa, atau terlalu bersemangat juga dapat menyebabkan seseorang mengalami cegukan. Namun, pemicu cegukan dapat berbeda pada setiap orang.

Baca Juga :

Kinesin dan Dynein, Rahasia Transportasi di Dalam Tubuh Manusia-Tips Kesehatan
Tips Mengatasi Cegukan
Saat cegukan terjadi, ada beberapa cara sederhana yang dapat dicoba untuk membantu meredakannya. Salah satunya dengan menahan napas selama sekitar 10 hingga 20 detik, kemudian mengembuskannya secara perlahan. Cara ini dapat meningkatkan kadar karbon dioksida dalam darah dan membantu diafragma kembali rileks.

Minum air putih secara perlahan dengan tegukan kecil juga dapat dicoba. Selain membantu mengatur pola pernapasan, aktivitas menelan dapat merangsang saraf yang berperan dalam mengatur diafragma.

Sebagian besar cegukan akan berhenti dalam beberapa menit tanpa memerlukan pengobatan khusus. Namun, jika cegukan berlangsung dalam waktu lama, sering kambuh, atau mulai mengganggu aktivitas seperti makan, tidur, dan berbicara, kondisi tersebut sebaiknya diperiksakan ke dokter. (Titik Nurmalasari)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sudah Siap Hadapi Moto2 Qatar 2026, Mario Aji Fokus Benahi Performa pada Tiga Seri Terakhir Musim Ini
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Ini Cara Lacak Lokasi Orang, Bisa Pakai WhatsApp-Google Maps
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Skandal Biksu di Taiwan : Diduga Menggelapkan Sumbangan Sekitar Rp 165,9 Miliar dan Mengubur 800 Kilogram Emas serta Perak
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Semeru Erupsi Jumat Sore, Awan Panas Guguran Meluncur 5 Km
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Papua, Kalimantan, Sumsel Dibidik Jadi Kawasan Swasembada Pangan dan Energi
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.