Tapanuli Tengah: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk memenuhi kebutuhan air bersih korban bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Pembangunan SPAM IKK Sibabangun di Desa Hutagurgur, Kecamatan Sibabangun, kini telah mencapai progres 90 persen.
Surveyor PT Nindya Karya, Ujang, menjelaskan pembangunan jaringan air minum dilakukan melalui pemasangan sejumlah pipa untuk mengalirkan air hingga ke hunian tetap (huntap) warga terdampak bencana.
“Untuk GIP empat inci dari intake ke jalan sepanjang 115 meter. Kemudian HDPE empat inci dari jalan ke huntap sepanjang 270 meter,” ujar Ujang dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu 7 November 2026.
Ujang mengatakan pembangunan juga mencakup pemasangan jaringan sambungan rumah bagi warga yang menempati huntap. Pipa HDPE berdiameter dua inci dipasang dengan total panjang 1.700 meter.
“Untuk sambungan rumah, menggunakan HDPE dua inci dengan total panjang 1.700 meter. Ini untuk 114 rumah dari rencana 200 huntap. Sisanya 86 huntap akan dikerjakan pada tahap kedua,” jelasnya.
Baca Juga :
Kementerian PU Salurkan 104 Ribu Liter Air Bersih di SamarindaPembangunan SPAM tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses air minum bagi masyarakat terdampak bencana. Menurut Ujang, pekerjaan dilakukan secara bertahap untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih warga di kawasan hunian tetap.
Warga Huntap Parombunan Sibolga, Tetigulana Jawa, turut menyampaikan terima kasih atas bantuan sarana air bersih dari Kementerian PU. Ia menyebut fasilitas tersebut sudah dapat digunakan oleh warga.
“Terima kasih kepada Kementerian PU atas bantuan air bersih ini. Air bersihnya sudah bisa kami gunakan,” ujar Tetigulana Jawa.
Selain SPAM IKK Sibabangun, Kementerian PU bersama Cipta Karya Sumatra Utara dan PT Nindya Karya juga membangun sarana air minum di Huntap Parombunan Sibolga, Desa Aek Sipan, serta instalasi di Hutan Tetap Pinangsori.




