Bahlil soal Selebaran Selamatkan Golkar dari Geng Solo: Itu Hoaks

katadata.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Ketua Umum Partai Golongan Karya Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa belum ada jadwal Musyawarah Nasional (Munas) untuk menggantikan posisi dirinya. Oleh karena itu, ia menegaskan selebaran terkait Munas Golkar yang beredar di media sosial merupakan hoaks.

Selebaran yang dimaksud  yakni menyatakan Partai Golkar akan menggelar Munas Luar Biasa di Ancol, Jakarta Utara pada 29 November. Tema Munaslub yakni "Selamatkan Partai Golkar dari Geng Solo".

"Ada juga selebaran hoaks yang mau bikin macam-macam abuleke atau omong kosong kelas tinggi," kata Bahlil dalam Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Maluku Partai Golkar, Sabtu (11/7).

Bahlil mengatakan telah mengetahui pihak-pihak yang mendalangi penyebaran selebaran palsu tersebut. Namun Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ini tidak memerinci identitas oknum yang dicurigai tersebut.

Selebaran yang dinilai hoaks itu memuat informasi bahwa Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia diajukan sebagai pengganti Bahlil.

"Saya sudah tahu orang-orang yang menyebarkan selebaran itu. Kalian pikir saya orang kampung yang tidak mengerti?" ujar Bahlil.

Bahlil mengingatkan salah satu karakter orang dari bagian timur Indonesia yaitu loyalitas dan totalitas. Oleh karena itu, ia menekankan orang timur di partainya tidak memiliki karakter untuk berkhianat.

Ia menilai selebaran tentang Munaslub Partai Golkar merupakan strategi untuk memecah belah Partai Beringin. Bahlil akan menangani selebaran hoaks itu dengan prinsip 'mati di medan perang lebih bermartabat daripada jadi pengkhianat'.

"Saya ingatkan bagi pihak yang mencoba untuk menghasut semangat anak bangsa: hati-hati. Kau jangan coba main-main, kanda tahu cara mainnya," katanya.

Di sisi lain, Bahlil berencana melayangkan surat somasi kepada pihak yang mengisyaratkan dirinya terlibat dalam penyadapan pada Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil menyampaikan kabar yang disampaikan oleh laki-laki berkacamata lewat siniar, bahwa dirinya terlibat dalam penyadapan Presiden Prabowo. Menurutnya, pria itu mengisyaratkan Bahlil bertemu dengan para terduga penyadapan tiga jam sebelum ditangkap.

"Saya pulang dari (acara) ini akan somasi orang-orang itu. Saya kasih waktu 3x24 jam sebelum memberikan somasi," katanya.

Bahlil tidak merinci lebih lanjut identitas orang yang akan dikirimkan somasi tersebut. Namun Bahlil mengatakan langkah hukum selanjutnya akan dilakukan jika pihak tersebut tidak melakukan klarifikasi.

Ia menilai langkah tersebut penting lantaran tuduhan keterlibatannya dalam penyadapan Kepala Negara telah mencederai marwah partai. Karena itu, Bahlil mengatakan dirinya tidak akan mundur terhadap penyebaran tuduhan tersebut.

"Saya tidak akan mundur sejengkal pun untuk orang-orang yang ingin merusak partai. Jangan uji nyali kami," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat Kapabilitas SDM, Peruri Akselerasi Transformasi Bisnis
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Negara Tetangga Turun Tangan Pelototi Panti Pijat-Ini Sanksinya
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pemusatan Latihan di Bali Dinilai Lebih Strategis bagi Timnas Indonesia daripada Memaksakan Uji Coba di Timur Tengah
• 3 jam lalubola.com
thumb
Detik-detik Evakuasi Jasad Prajurit TNI yang Sempat Terjebak di Heli Karhutla
• 20 jam laludetik.com
thumb
Ombudsman RI Buka Posko Pengaduan TKA 2026, Awasi Pelaksanaan Tes di 34 Provinsi
• 13 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.