Presiden Paraguay Santiago Pena Dimakzulkan, Ditahan di Rumah Usai Skandal Besar Terungkap!

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Santiago Peña resmi dimakzulkan oleh Senat pada Jumat (6/11/2026), setelah terseret dugaan konflik kepentingan dan kelalaian dalam penanganan krisis Bank Ueno.

Tak berhenti pada pencopotan jabatan, Peña juga dilaporkan ditempatkan dalam tahanan rumah untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran hukum dalam kasus tersebut. Perkembangan ini membuat krisis Bank Ueno menjadi salah satu skandal paling besar yang mengguncang Paraguay.

Dikutip dari BBC, keputusan pemakzulan Peña disetujui oleh 44 dari total 45 senator yang memberikan suara. Presiden Senat Basilio Núñez menyatakan Peña bersalah atas tuduhan melalaikan tugas atau kelalaian dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai kepala negara.

Setelah keputusan tersebut, Wakil Presiden Pedro Alliana langsung dilantik sebagai presiden sementara. Ia akan mengambil alih kepemimpinan Paraguay hingga berakhirnya masa jabatan pada 2028.

Pemakzulan ini menjadi pukulan politik serius bagi Peña. Terlebih, sehari sebelumnya, tepatnya Kamis (5/11/2026), ia sempat menawarkan pengunduran diri. Namun, parlemen tetap melanjutkan proses pemakzulan hingga keputusan pencopotan resmi disahkan.

Keputusan Senat sekaligus mencabut hak imunitas yang melekat pada status Peña sebagai mantan presiden sekaligus senator seumur hidup. Dengan demikian, proses hukum terhadap dirinya dapat dilanjutkan tanpa perlindungan kekebalan jabatan tersebut.

BACA JUGA:Nasib FIFA Matchday Timnas Indonesia November 2026 Menggantung, Ini Penjelasan Erick Thohir

Pangkal persoalan yang menyeret Peña bermula dari intervensi bank sentral Paraguay terhadap Ueno Bank, salah satu bank digital besar di negara tersebut.

Bank itu mengalami persoalan solvabilitas hingga akhirnya berada di bawah penanganan otoritas keuangan. Namun, langkah intervensi tersebut justru memicu keresahan luas karena jutaan nasabah kesulitan mengakses simpanan mereka.

Menurut laporan BBC, sekitar tiga juta nasabah terdampak krisis Bank Ueno. Jumlah tersebut setara dengan lebih dari separuh populasi Paraguay. Tidak hanya tabungan masyarakat, persoalan ini juga merembet pada dana pensiun yang ikut terdampak.

Situasi tersebut memicu protes masyarakat di sejumlah wilayah, terutama di ibu kota Asunción. Kepercayaan publik terhadap pemerintah dan sistem perbankan pun ikut terguncang.

Bank Ueno diketahui memiliki sekitar tiga juta nasabah dan mengelola dana publik senilai kurang lebih 850 juta dolar AS. Bank sentral melakukan intervensi setelah menemukan dugaan pelanggaran terhadap ketentuan solvabilitas minimum.

Selain masalah kemampuan keuangan bank, praktik penyaluran kredit kepada perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan pemegang saham pengendali juga menjadi perhatian.

Kondisi ini kemudian berkembang menjadi persoalan politik setelah muncul dugaan bahwa pemerintah tidak menjalankan pengawasan secara semestinya.

BACA JUGA:Normalisasi Hubungan Gagal! Arab Saudi Pasang Syarat Keras ke Israel: Netanyahu Harus Lengser!

Dalam proses pemakzulan, sejumlah legislator menuding Peña memiliki hubungan bisnis dengan perusahaan induk yang menaungi Ueno Bank.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Disebut Jadi Target Penyadapan, Said Iqbal: Itu Risiko Perjuangan
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Jangan Buru-buru Beli Mobil Bekas, 5 Mobil Baru Ini Harganya Rp100 Jutaan
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Menaker Yassierli Dorong Pelatihan Vokasi Cetak Wirausaha Baru, Targetkan 340 Ribu Peserta pada 2026
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Hasil Latihan Bebas 1 MotoGP Qatar 2026: MArquez Melesat jadi yang Tercepat Pada Sesi Pertama di Sirkuit Losail
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Karhutla Landa Perbukitan Kambo Palopo, BNPB Pastikan Api Padam Total
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.