Belasan Alat Peringatan Dini Curah Hujan di Temanggung Rusak

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Temanggung: Belasan unit perangkat peringatan dini atau Early Warning System (EWS) curah hujan milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, dilaporkan rusak.

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Temanggung, Yuli Krisna Ariyanti, mengungkapkan terdapat 80 unit EWS yang tersebar di sejumlah daerah rawan bencana. Namun, 14 unit di antaranya dipastikan sudah tidak berfungsi.

"Yang curah hujan ada 14 itu memang semuanya kondisinya rusak. Kemarin sudah kami cek bersama teman-teman yang memang ahli EWS, diperbaiki pun tidak bisa, harus diganti," kata Yuli mengutip Antara di Temanggung, Sabtu, 7 November 2026.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Temanggung Yuli Krisna Ariyanti. (ANTARA/Heru Suyitno)

Yuli menjelaskan, belasan EWS curah hujan yang rusak tersebut merupakan alat pengadaan tahun 2016. Sistem kerjanya masih sangat sederhana, yakni menggunakan corong penampung air hujan yang dihubungkan ke alat pengukur di dalam rumah melalui selang. Apabila intensitas hujan mencapai batas tertentu, alat tersebut akan memicu suara sirene.

Sementara itu, tiga unit EWS pergerakan tanah berteknologi modern di Kecamatan Kaloran dan Pringsurat dipastikan masih berfungsi normal. Perangkat tersebut tersebar di Desa Getas dan Tempuran (Kecamatan Kaloran), serta Dusun Demangan, Desa Pingit (Kecamatan Pringsurat), yang merupakan kawasan langganan tanah longsor.

Baca Juga :

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan 6-12 November, Sumut Hujan Ekstrem
Berbeda dengan EWS gerakan tanah model lama yang sebatas membunyikan peringatan manual, perangkat baru ini sudah terintegrasi dan mampu mengirimkan laporan pergerakan tanah secara digital.

Yuli menekankan, optimalisasi sistem peringatan dini ini sangat krusial sebagai ujung tombak mitigasi guna mencegah dan meminimalkan dampak bencana di tengah masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jumat Sore Nilai Rupiah Melemah Imbas Gangguan Pasokan Minyak di Timteng
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Siap-Siap! 9 Perusahaan Antre IPO, 19 Emiten Mau Terbitkan Obligasi
• 40 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Hujan Ekstrem Mengintai Sejumlah Wilayah, BMKG Minta Masyarakat Waspada
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Foto: Guru Gendong Siswa Seberangi Aliran Lahar Hujan Semeru
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Taman Nasional Kerinci Seblat, Satgas PKH Bidik Pembeking!
• 21 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.