Paraguay, VIVA -Pedro Alliana resmi dilantik sebagai Presiden Paraguay pada Jumat (6/11/2026), menggantikan Santiago Pena yang dimakzulkan parlemen dan kini menjalani penahanan rumah. Pergantian kepemimpinan ini terjadi di tengah krisis politik dan keuangan yang melanda negara tersebut menyusul kolapsnya bank digital ueno.
Jaksa mengatakan, pihaknya masih mendalami dugaan pelanggaran yang mungkin menjerat Pena. Salah satu tuduhan yang dipertimbangkan adalah perdagangan pengaruh. Pena juga diminta memenuhi panggilan pemeriksaan di kantor kejaksaan pada Sabtu pagi.
Sekitar satu jam sebelum Pena dikenai penahanan rumah, Senat Paraguay secara bulat menyetujui pemakzulannya. Para anggota parlemen menyoroti dugaan hubungan Pena pada masa lalunya dengan bank digital ueno yang kini kolaps. Bank tersebut sebelumnya menyediakan layanan rekening bagi hampir separuh penduduk Paraguay.
Sebelumnya, Pena telah menawarkan pengunduran diri pada Kamis (5/11). Namun, Senat memilih melanjutkan proses pemakzulan hingga tuntas. Setelah itu, parlemen bergerak cepat melantik Alliana, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden.
Ketika Pena mulai menjalani penahanan rumah, puluhan demonstran berkumpul di depan kediamannya. Polisi pun memasang garis pengamanan untuk membatasi akses di sekitar rumah mantan presiden tersebut.
Gejolak politik ini bermula pada awal pekan ini ketika Bank Sentral Paraguay mengambil alih penanganan ueno. Bank digital tersebut memiliki banyak nasabah yang sebelumnya belum pernah memiliki rekening perbankan.
Sejak diluncurkan pada 2021, ueno berkembang pesat. Namun, belakangan muncul sejumlah pertanyaan mengenai praktik pemberian pinjaman serta hubungan bank tersebut dengan kalangan elite politik dan keuangan Paraguay.
Nama Pena turut terseret karena hingga tahun lalu ia tercatat sebagai pemegang saham di perusahaan induk ueno. Selain itu, Kepala Bank Sentral Paraguay, Carlos Carvallo, juga menjadi sorotan karena pernah memimpin ueno hingga 2023.
Pada Jumat, jaksa juga menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Carvallo. Ia telah mengundurkan diri pada awal pekan ketika pihak berwenang berupaya mencegah bank tersebut dibubarkan. Sebelumnya, delapan mantan eksekutif ueno juga telah ditahan.
Sejumlah pejabat yang merupakan orang dekat Pena turut mengundurkan diri, termasuk menteri dalam negeri, kepala staf kepresidenan, dan dua penasihatnya.





