Grid.ID - Terungkap motif pembunuhan wanita di Cimahi. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah di dalam kamar mandi kos.
Tragedi berdarah terjadi di dalam kamar kos, di Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, pada Kamis (5/11/2026). Seorang wanita berinisial TS (43) tewas dibunuh oleh seorang pria berinisial RS (33).
Pembunuhan terbongkar setelah tetangga indekos curiga dengan suara keributan dari dalam kamar korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Penghuni lainnya mengaku mendengar suara seperti piring pecah dari kamar korban.
Setelah pintu kamar korban didobrak beberapa kali oleh penghuni kos lainnya, seorang pria, yakni RS kemudian membuka pintu dari dalam kamar. Pembunuhan wanita di Cimahi pun akhirnya terungkap.
“Awalnya ada kebisingan kaya piring pecah. Sama tetangga kamarnya itu didobrak dua kali,” kata Andika (26), salah satu warga, dikutip dari Tribun Jabar.
Warga pun melihat ada banyak ceceran darah di dalam kamar. Sementara itu korban sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan posisi duduk bersandar di dalam kamar mandi.
“Sama tetangga kamarnya itu dobrak dua kali. Pas ketiga kalinya dibuka dari dalam sama laki-laki, di dalam sudah banyak darah. Korban di kamar mandi,” ungkap Andika.
Terduga pelaku, RS yang sudah tidak berkutik di hadapan warga pun akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Usai mendapatkan laporan warga sekitar pukul 18.00 WIB, pihak Polres Cimahi dan Polsek Cimahi bergerak cepat mengamankan pelaku RS beserta barang bukti.
Menurut Andika, para penghuni kos tidak mengetahui dan tidak kenal dengan terduga pelaku serta hubungannya dengan korban.
“Tetangga kosan tidak ada yang kenal,” tandasnya.
Dilansir dari Kompas.com, Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan terduga pelaku pembunuhan wanita di Cimahi.
"Pelaku laki-laki. Sudah diamankan," ungkap Donny.
"Kalau apakah saling kenal, kami juga masih selidiki, masih lakukan pemeriksaan," lanjutnya.
Lebih lanjut, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan sejunmlah barang bukti dari lokasi. Dari pemeriksaan awal, terdapat luka robek parah di bagian leher korban akibat sabetan senjata tajam.
“Kita sudah olah TKP, dan amankan sejumlah barang bukti, korban luka di sekitar leher,” ungkapnya.
Sementara itu, jenazah TS kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk dilakukan proses autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.
"Langsung dibawa ke Sartika Asih untuk dilakukan autopsi," kata Donny.
Motif Pembunuhan
Kapolres Cimahi, AKBP Endy Desianto mengungkap motif pelaku melakukan pembunuhan. Pelaku mengaku sakit hati oleh perlakuan kasar korban saat melakukan pelayanan open BO di dalam kamar.
RS mengaku menggunakan jasa TS, namun dirinya merasa diperlakukan dengan kasar oleh korban. RS mengaku diusir oleh TS dengan alasan ada tamu lain yang sudah menunggu.
Tak hanya itu, RS juga mengaku ditendang oleh korban. Mendapat perlakuan tersebut, pelaku pun emosi dan memukul korban.
“Setelah ditendang dengan alasan sudah ada tamu lain yang menunggu, tersangka mendengar perkataan korban lalu emosi, lalu memukul korban,” kata Endy di Polsek Cimahi, dikutip dari Tribun Jabar.
Korban kemudian lari ke kamar mandi untuk menghindari RS. Pelaku pun mengambil sebilah pisau di atas lemari dan mengejar RS.
Di dalam kamar mandi, pelaku akhirnya menghabisi nyawa korban.
“Sampai korban jatuh duduk di lantai bersimbah darah,” lanjutnya.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 458 dan atau Pasal 468 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Pelaku terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.
(*)
Artikel Asli




