Tesla Ingin Uji Coba Kendaraan Tanpa Pengemudi di Australia pada 2027, Ini Alasannya

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Tesla berencana menggelar uji coba kendaraan otonom sepenuhnya tanpa pengemudi di Australia pada 2027. Rencana tersebut mendorong perusahaan otomotif asal Amerika Serikat itu meminta pemerintah federal Australia mempercepat penerapan regulasi kendaraan swakemudi.

Mengutip laporan Drive pada Jumat (6/11), Tesla telah menyampaikan permintaannya melalui dokumen yang diajukan kepada Komite Khusus Parlemen Federal untuk Produktivitas Australia. Dalam dokumen tersebut, perusahaan mendesak pemerintah untuk "memprioritaskan dan mempercepat" penyusunan Undang-Undang Keselamatan Kendaraan Otonom.

Tesla juga meminta pemerintah memberikan izin uji coba kendaraan otonom sebelum regulasi tersebut resmi disahkan. Perusahaan mengusulkan agar pengujian di jalan umum dapat dimulai pada 2027 melalui kerja sama antara pemerintah dan pelaku industri.

Izin khusus tersebut dinilai diperlukan agar pengujian tetap bisa berlangsung sembari pemerintah menyelesaikan kerangka regulasi nasional kendaraan otonom. Komite Khusus Parlemen Federal untuk Produktivitas sendiri dibentuk pada tahun lalu untuk merespons penurunan produktivitas ekonomi Australia.

Tesla menilai teknologi kendaraan swakemudi berpotensi meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Perusahaan tersebut mengklaim penggunaan teknologi itu dapat menyelamatkan hingga 800 nyawa setiap tahun.

Menurut perhitungan Tesla, percepatan pemberlakuan Undang-Undang Keselamatan Kendaraan Otonom dari target 2029 menjadi 2027 berpotensi menyelamatkan ratusan nyawa. Langkah tersebut juga diklaim dapat mencegah ribuan kasus cedera akibat kecelakaan lalu lintas.

Saat ini, pemilik mobil listrik Tesla keluaran terbaru di Australia sudah bisa menggunakan fitur kemudi otomatis dengan pengawasan pengemudi. Namun, sistem tersebut tetap mengharuskan seseorang berada di kursi pengemudi dan senantiasa memperhatikan kondisi jalan.

Sementara itu, kendaraan yang mampu beroperasi sepenuhnya tanpa pengemudi, seperti taksi otonom, masih belum diizinkan beroperasi secara legal di Australia. Kondisi tersebut membuat Tesla belum bisa mengoperasikan layanan kendaraan tanpa pengemudi di negara tersebut.

Tesla sebelumnya telah memperkenalkan Cybercab di Australia, kendaraan untuk dua penumpang yang dirancang tanpa pedal maupun setir. Meski demikian, kendaraan tersebut belum mendapatkan izin untuk menjalani pengujian di jalan umum.

Di sisi lain, rencana pengoperasian kendaraan tanpa pengemudi turut memunculkan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap lapangan pekerjaan. Sektor transportasi menjadi salah satu bidang yang dinilai berpotensi terdampak oleh perkembangan teknologi tersebut. (ant/fan)a


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamen HAM Dukung DPR Percepat Pembahasan RUU Penyadapan, Ini Alasannya
• 8 menit laluviva.co.id
thumb
Polrestabes Surabaya Bagikan 1.000 Alarm Motor Gratis untuk Cegah Curanmor
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Senat Paraguay tolak permintaan penundaan sidang pemakzulan presiden
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Kisah Pak Dono Alami 2 Kali Serangan Stroke dalam Setahun Akibat Remehkan Hipertensi
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perkuat Kapabilitas SDM, Peruri Akselerasi Transformasi Bisnis
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.