Jakarta, VIVA - Pasar mobil listrik di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya pilihan kendaraan elektrifikasi, kemajuan teknologi baterai, dan kebutuhan mobilitas yang lebih efisien.
Persaingan antarmerek pun semakin ketat, mendorong produsen menghadirkan mobil listrik dengan jarak tempuh lebih jauh, fitur modern, serta harga yang semakin kompetitif untuk menarik konsumen Tanah Air.
Diketahui, GAC Indonesia baru saja meluncurkan AION i60 pada 7 November 2026 di Jakarta. SUV listrik ini mengusung konsep all-rounder yang memadukan kenyamanan MPV, ketangguhan SUV, dan kesan mewah sedan dalam satu kendaraan.
Peluncuran tersebut menjadi debut AION i60 di Asia Tenggara. Menurut CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, Indonesia dipandang sebagai salah satu pasar penting oleh prinsipal. Model yang diperkenalkan juga menjadi AION i60 dengan konfigurasi setir kanan pertama di luar China.
"AION i60 yang meluncur di Indonesia merupakan RHD (setir kanan) pertama di luar China," kata Andry Ciu, dikutip VIVA Otomotif di Jakarta Sabtu, (07/11/2026).
Kehadiran mobil ini menambah pilihan kendaraan listrik bagi konsumen Indonesia, terutama mereka yang membutuhkan mobil untuk mobilitas harian sekaligus perjalanan bersama keluarga.
Mobil listrik ini memiliki dimensi panjang 4.685 mm, lebar 1.854 mm, dan tinggi 1.660 mm. Ukuran tersebut memberikan gambaran tentang karakter bodinya yang cukup besar untuk menunjang kebutuhan perjalanan keluarga.
Salah satu detail menarik adalah kompartemen bagasi tambahan di bagian depan dengan kapasitas 60 liter. Ruang penyimpanan ini dapat dimanfaatkan untuk membawa barang berukuran kecil tanpa harus memenuhi bagasi belakang.
Konsep all-rounder yang diusung GAC berupaya menggabungkan sejumlah karakter kendaraan dalam satu paket. Artinya, mobil ini tidak hanya ditujukan untuk penggunaan di perkotaan, tetapi juga untuk mendukung perjalanan jarak jauh dengan membawa penumpang dan barang.
Daya jelajah menjadi salah satu aspek penting dalam memilih mobil listrik. AION i60 diklaim mampu menempuh jarak hingga 602 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan informasi peluncuran di Indonesia.
Angka tersebut menarik bagi konsumen yang kerap melakukan perjalanan antarkota. Meski demikian, jarak tempuh aktual dapat berbeda tergantung kondisi jalan, kecepatan, beban kendaraan, penggunaan pendingin kabin, serta gaya berkendara.





